Harga Minyak Nilam Kian Menggiurkan

- Senin, 9 Februari 2015 | 19:27 WIB

Penjelasan ini disampaikan salah seorang pedagang hasil bumi Pasaman Barat, Ramlan, menjawab pertanyaan Haluan di Simpang Ampek, Minggu (8/2). Terjadinya peningkatan harga jual minyak nilam di Pasaman, bukan semata kare­na kian bagusnya aktivitas sekaligus produktivitas mi­nyak nilam di kalangan petani. Tetapi juga dipengaruhi oleh makin meningkatnya harga jual-beli minyak nilam di dalam maupun luar negeri.

Kendati demikian, ulas Ramlan lagi, hingga saat ini, jumlah produktivitas minyak nilam di Kabupaten Pasaman Barat masih terbatas. Selain jumlah warga yang menyi­bukkan dirinya dalam usaha perkebunan nilam kian berku­rang ternyata lahan yang bisa dimanfaatkan untuk mengem­bangbiakkan tanaman nilai juga kian berkurang. Akibat­nya, sebagian warga Kabupaten Pasaman Barat tidak bisa me­ngelola tanaman nilai di daerahnya.

Selain komuditi minyak nilam, jelas Ramlan lagi, ada beberapa komoditas andalan dan tersebar di setiap nagari dan kecamatan se Pasaman Barat harga jual-belimnya mengenbirakan.

Di antara komoditas ung­gulan itu adalah tanaman kakao (coklat), pi­nang, kulit manis, dan sebagai­nya. Khusus coklat, harga jual di kalangan pedagang seba­nyak Rp22.000 per kg, harga pinang sebesar Rp12.000 per kg.

Dengan kian menggiur­kannya harga jual komoditas andalan dan terdapat di setiap kecamatan hingga ke tingkat kejorongan, jelas Ramlan lagi, pihaknya berharap laju per­tum­buhan ekonomi masya­rakat sekaligus kesejahteraan menjadi lebih baik. Kendati demikian, dirinya berharap kepada masyarakat, khususnya kalangan petani kembali me­ningkatkan kualitas pertanian dan produktivitasnya. (h/gmz)

Editor: Administrator

Terkini

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Kecelakaan Pesawat di Rusia, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Terpopuler

X