Bank Nagari Sambut Positif Turunnya BI Rate

- Kamis, 19 Februari 2015 | 18:49 WIB

“Dengan adanya penuru­nan suku bunga kredit ini, tentunya dunia usaha akan semakin bergairah. Dengan sendirinya, perekonomian mas­ya­rakat tentunya juga akan se­makin meningkat,” kata Suryadi.

Saat ini, Bank Nagari telah memiliki asset lebih dari Rp18 triliun. Hingga akhir tahun 2014, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp276 miliar.

Sementara itu untuk aset Bank Nagari  tercatat sebesar Rp18,66 triliun atau tumbuh 11,21 persen dari tahun 2013. Kemudian jumlah pembiayaan atau kredit yang dikucurkan Rp13,510 triliun.

Lainnya Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,65 persen atau menjadi Rp13,719 triliun, di antaranya Rp2,364 triliun bersumber dari giro, Rp3,773 triliun dari tabungan dan Rp7,582 triliun dari deposito.

Sementara itu dalam hal market share, Bank Nagari menguasai rata-rata sepertiga pangsa pasar Sumbar. Seperti aset, 27,72 persen, kredit seki­tar 30,01 persen dan DPK sebesar 34,93 persen.

Lainnya untuk realisasi penyaluran Kredit Usaha Rak­yat (KUR) yang selama ini menjadi salah satu primadona mencapai Rp1,77 triliun de­ngan jumlah penerima seba­nyak 26.123 nasabah.

Sedangkan kontribusi Bank Nagari sebagai sumber pendapatan daerah di anta­ranya sebanyak Rp55 miliar untuk pemerintah provinsi dan untuk kabupaten kota di kisaran Rp180-200 miliar.  (h/atv/ita)

Editor: Administrator

Terkini

Makin Mendidih, Iran dan Israel Siap-siap Berperang

Jumat, 6 Agustus 2021 | 00:03 WIB

Malaysia Memanas, UMNO Desak PM Muhyiddin Mundur

Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:49 WIB

Bukan Cuma China, Varian Delta Kini Mengganas di AS

Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Turki Padamkan 98 Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 2 Agustus 2021 | 04:35 WIB
X