Uang Muka KPR Hanya Satu Persen

- Minggu, 1 Maret 2015 | 18:44 WIB

Selain itu, uang muka 1 persen KPR-FLPP ini dimak­sudkan sebagai dukungan ter­hadap program pemerintah mendorong pembangunan peru­mahan vertikal.

Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) REI, Eddy Hussy, mengatakan program uang muka 1 persen untuk KPR-FLPP merupakan kabar baik, terutama bagi MBR. Pasalnya, dasar permasalahan MBR dalam melakukan pembelian hunian terletak pada tingginya harga uang muka.

“Itu kabar baik. Memang masalah MBR untuk membeli rumah adalah uang muka karena mereka juga tidak punya cukup tabungan untuk membayarnya. Program KPR-FLPP dengan uang mu­ka 1 persen dilakukan oleh BTN, itu suatu terobosan yang cukup berani. Ini meng­in­dikasikan BTN merupakan bank yang betul-betul ingin penyediaan rumah bagi MBR terwujud,” ujar Eddy.

Meski begitu, Eddy tak berharap pembayaran uang muka terus dikurangi ataupun dihilangkan. Pembayaran uang muka itu tetap perlu dilakukan mengingat hal ter­sebut merupakan tanggung jawab terhadap properti yang dibeli oleh konsumen.

“Tapi bayar uang muka itu sedikit banyak perlu karena sebagai tanggung jawab untuk properti yang mereka beli. Jadi walaupun menurunkan uang muka menjadi 1 persen, BTN masih melihat ada se­dikit tanggung jawab yang harus dibebankan kepada pem­beli. Tidak sama sekali nol,” lanjut Eddy.

Eddy juga menyarankan, terobosan uang muka 1 persen dalam KPR FLPP bukan ha­nya diperuntukkan untuk ru­mah susun milik (rusunami), namun juga pada perumahan tapak (landed house). Dalam menggenjot pembangunan satu juta rumah, pemberian uang muka rumah tapak yang ren­dah juga diperlukan.

“BTN menyasar pada rusu­nami mungkin karena ingin mendorong pengembang da­lam pembangunan hunian ver­tikal dengan diberi sedikit insentif dan juga dorongan. Tetapi saya pikir BTN juga harus coba memberi uang muka yang cukup rendah un­tuk rumah tapak, bisa saja 5 persen atau lebih besar sedikit dari rusunami, yaitu 2 persen. Kita kan sekarang sedang da­lam program satu juta rumah milik pemerintah,” tambah Eddy.  (h/trn)

Editor: Administrator

Terkini

Asal Mula Peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Rabu, 22 September 2021 | 07:53 WIB

4 Orang Kaya Dunia Ini Tak Mau Wariskan Harta Pada Anak

Senin, 20 September 2021 | 20:00 WIB

Manny Pacquiao Calon Presiden Philipina

Senin, 20 September 2021 | 00:01 WIB

Afghanistan Lagi-lagi Dibom, 7 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 19 September 2021 | 08:30 WIB

Kopi Nusantara Tarik Perhatian Pelaku Usaha di Turki

Sabtu, 18 September 2021 | 23:26 WIB

Mantan Pesepak Bola Dunia Pele Kembali Dilarikan ke ICU

Sabtu, 18 September 2021 | 11:10 WIB
X