Petani Sawit Dipermainkan Tengkulak

- Selasa, 3 Maret 2015 | 19:01 WIB

Dia berandai-andau bila harga sawit Rp1.900 per­kilo­gram dia bisa membayar upah buruh untuk memanen dan perawatan.

“Sekarang, karena harga sawit tidak menguntungkan, terpaksa dikerjakan sendiri. Dikerjakan sendiripun masih belum menggembirakan. Bi­aya pupuk saja setiap batang memerlukan dana Rp800, belum lagi pembersihan lahan dan biaya angkut,” katanya.

Hi­ng­ga kini petani di Pesisir Selatan tidak me­nge­tahui harga sawit yang berlaku secara umum. Bisa dikatakan, petani sawit didaerah tersebut buta harga. Petani disini me­nyerahkan begitu saja harga sawit pada toke atau pedagang pengumpul.

Berdalih biaya angkut ting­gi, harga tandan buah sawit segar (TBS) saban waktu selalu tergantung pada keinginan tauke. Pada waktu waktu ter­tentu bahkan harga ditekan tauke pada harga tidak wajar.

Dia mengatakan, pihak tauke sawit memiliki alasan sendiri bila harga ditu­run­kannya. Mi­salnya salah satu penyebabnya adalah tingginya biaya angkut ke pabrik. Atau beralasan TBS menumpuk di gudang penyim­panan selama berhari-hari menjelang dapat BBM di SPBU terdekat. Begi­tupula kondisinya dipabrik, kendaraan pengangkut antre berjan-jam.

“Alasan selanjutnya adalah produksi sawit milik peru­sahaan dan masyarakat bulan ini melimpah. Di pabrik truk pengangkut sawit antri untuk dapat membongkar buah. Na­mun akibat terpaksa sawitnya tersebut dijual dengan harga rendah, jika tidak maka buah akan jatuh dan membusuk,” kata Sepriadi petani sawit Sutera.

Terjerat

Petani sawit di Pesisir Selatan umumnya sudah ter­jerat oleh fasilitas yang dibe­rikan touke kepada petani. Disaat harga sawit rendah touke biasanya memberikan pinjaman untuk biaya harian dan bahkan untuk perawatan kebun dan beli pupuk.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Asal Mula Peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Rabu, 22 September 2021 | 07:53 WIB

4 Orang Kaya Dunia Ini Tak Mau Wariskan Harta Pada Anak

Senin, 20 September 2021 | 20:00 WIB

Manny Pacquiao Calon Presiden Philipina

Senin, 20 September 2021 | 00:01 WIB

Afghanistan Lagi-lagi Dibom, 7 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 19 September 2021 | 08:30 WIB

Kopi Nusantara Tarik Perhatian Pelaku Usaha di Turki

Sabtu, 18 September 2021 | 23:26 WIB

Mantan Pesepak Bola Dunia Pele Kembali Dilarikan ke ICU

Sabtu, 18 September 2021 | 11:10 WIB
X