Toko Online Harus Bersertifikat

- Jumat, 6 Maret 2015 | 19:00 WIB

Dia menuturkan, untuk mengantisipasi maraknya keja­hatan dunia maya (cybercrime) yang merugikan konsumen, maka online shopper harus mengantongi sertifikasi dari Kemenkominfo. Untuk itu, Kemenkominfo akan menun­juk pihak ketiga independen sebagai lembaga sertifikasi.

Menurut Rudi, pemerintah sangat memberikan perhatian dengan cybercrime ketika e-commerce makin massif di Indonesia. Oleh karenanya, dalam penyusunan roadmap e-commerce Indonesia, Kemen­terian Polhukam juga turut terlibat.

“Kementerian yang terlibat banyak, isu yang terlibat ba­nyak. Antara lain mengenai logistik sebagai enabler, infa­struktur, institusi keuangan untuk payment gateway,” kata dia. Sejumlah Kementerian/Lembaga yang terlibat dian­taranya Kemenkominfo, Ke­men­terian Perdagangan, Ke­men­polhukam, Kemen­terian Koordinator Perekonomian, Kementerian Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, serta Badan Ekonomi Kreatif. (h/kcm)

Editor: Administrator

Terkini

Filipina Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,7

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:19 WIB

Cina Tolak Investigasi WHO, Ada Data Rahasia?

Jumat, 23 Juli 2021 | 07:32 WIB

Pembuat Kartun Nabi Muhammad Dijemput Maut

Kamis, 22 Juli 2021 | 21:55 WIB

China Dihantam Banjir, Puluhan Orang Tewas

Kamis, 22 Juli 2021 | 00:01 WIB
X