Pertamina Rugi Rp420 Miliar di Awal Tahun

- Selasa, 10 Maret 2015 | 19:23 WIB

Seperti diketahui, Per Januari 2015 ini, Pertamina mencatat rugi 35 juta dolar AS atau setara Rp420 miliar. Ia bilang, kerugian akibat pembelian inventory Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun crude mentah yang dibeli dengan harga mahal dan dijual dengan harga murah.

“Stok yang ada sekarang itu kan kita beli dengan harga mahal, namun saat ini kita menjualnya dengan harga murah,” tuturnya.

Ia menekankan, dalam waktu satu tahun ini Pertamina akan fokus menaikkan profit. Namun sayang­nya, Dwi enggan menyebutkan berapa profit tersebut.

Untuk memulihkan keadaan, Pertamina akan membentuk tim sesuai dengan concern yang ada. Dwi bilang ada lima pilar yang sedang difokuskan untuk per­kembangan bisnis Pertamina.

Di antaranya, percepatan sektor hulu, efisiensi pengelolaan dan pengadaan, peningkatan kapasitas kilang, perkuatan industri hilir “Seperti perkuatan retail adanya typing migas untuk infrastruktur marketing yang lebih baik ke de­pannya,” jelas dia.

Dan yang terakhir, kata Dwi, bagaimana Pertamina memperkuat sistem keuangan. “Masing-masing ini memang dibuat tim khusus,” tandasnya. (h/trn)

Editor: Administrator

Terkini

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antar BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X