Konsultan Pajak Liar Bertebaran

- Selasa, 10 Maret 2015 | 19:23 WIB

“Meningkatnya jumlah wajib pajak, yang saat ini mencapai 16 juta orang (pemilik NPWP) secara nasional mendorong menjamurnya bisnis konsultan pajak liar,” te­rangnya.

Ditambahkannya konsultan pajak resmi haruslah memiliki sertifikat brevet dan juga punya izin praktik. “Ini yang harus di­per­hatikan sebelum menggunakan jasa konsultan pajak,” katanya.

Dikatakannya lagi, IKPI pada dasarnya berperan aktif mem­bantu Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyosialisasikan perpa­jakan se­kaligus menyukseskan peng­him­punan pajak. Sementara itu  Kepala Kantor Wilayah Di­rek­torat Jen­deral Pajak Sumbar dan Jambi M. Ismiransyah M. Zain mengatakan bahwa pe­neri­maan pajak 2014 sebanyak Rp7 Triliun.

Sementara itu target pene­ri­maan pajak  Kanwil DJP Sumbar dan Jambi pada 2015 ini mencapai Rp9,7 Triliun dengan realisasi saat ini baru mencapai 12 persen.

“Harusnya sudah terealisasi 16 perse­n. Memang terjadi pelam­batan. Kita berharap saat pela­poran SPT pajak pribadi 31 Maret dan perusahaan 30 April, pene­rimaan bisa digenjot,” katanya.

Ditambahkannya, jumlah wa­jib pajak di Kanwil DJP Sumbar dan Jambi sekitar 600 ribu se­dangkan jumlan WP di Padang saja mencapai 200 Ribu.   Se­dangkan secara nasional, jumlah penerimaan dari sektor pajak mencapai Rp1.300 Triliun. Meru­pakan pendapatan terbesar negara karena hampir semua ke­giatan negara dibiayai dengan pajak. (h/ita)

Editor: Administrator

Terkini

Makin Mendidih, Iran dan Israel Siap-siap Berperang

Jumat, 6 Agustus 2021 | 00:03 WIB

Malaysia Memanas, UMNO Desak PM Muhyiddin Mundur

Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:49 WIB

Bukan Cuma China, Varian Delta Kini Mengganas di AS

Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Turki Padamkan 98 Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 2 Agustus 2021 | 04:35 WIB
X