Target Pajak Diragukan Bisa Tercapai

- Jumat, 10 April 2015 | 19:14 WIB

“Pokoknya kita tetap punya cara untuk mencapai target tersebut,” ujarnya di Gedung Djuanda, komplek Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (10/4).

Bambang menuturkan, tahun ini adalah periode pembinaan Wajib Pajak (WP). Kebijakan yang dikeluar­kan adalah WP diberikan kesempatan untuk membetul­kan Surat Pemberitahuan (SPT) dalam 5 tahun terakhir. Imbalannya berupa penghapusan sanksi administratif. “Jadi disebut reinventing policy, kelanjutan sunset policy. Di situ salah satu sumber penerimaan yang besar akan masuk dalam 9 bulan ke depan,” jelasnya

Kebijakan tersebut, kata Bambang, tidak datang secara tiba-tiba. Data untuk pendukung utama kebijakan telah dipersiapkan sejak tahun lalu.

“Sudah siap. Memangnya kita ngomong baru sekarang, itu sudah disiapkan dari tahun lalu. Data informasi semua sudah lengkap,” tegas Bambang.

Dalam prosesnya, Ditjen Pajak akan menyajikan data kepada WP laporan SPT dalam 2009-2014. Bila ada kesalahan pelaporan, WP bisa mengubahnya. “Ini pilihannya mereka bayar tanpa denda, selesai. Tapi kalau mereka bilang nggak setuju, ya kita periksa,” tukas Bambang. (h/dtf)

Editor: Administrator

Terkini

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antar BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X