Toyota Sumbang Rp64 Miliar untuk Pendidikan

- Rabu, 22 April 2015 | 19:56 WIB

Menurut Soeparno Djas­min, penyerahan 18 unit ken­daraaan itu merupakan rang­kaian kegiatan HUT ke-40 YTA. ‘’Kami berharap pe­nyerahan kendaraan itu bisa membantu proses belajar di sekolah dan kampus,’’ kata Soeparno. Selama ini, Toyota sudah aktif berpartisipasi da­lam upaya peningkatan mutu pen­didikan di Indonesia, salah satunya melalui kegiatan YTA.

Hingga saat ini, katanya, YTA telah memberikan bea­siswa dan bantuan penelitian di bidang pendidikan kepada 92.713 siswa, mahasiswa, tena­ga pengajar dan peneliti dari tingkat Sekolah Dasar hingga universitas.

‘’Selama 40 tahun eksis­tensinya, YTA telah me­nge­luarkan bantuan sebesar Rp64 miliar yang disalurkan dalam bentuk beasiswa, bantuan pe­nelitian, dan donasi sarana pendidikan berupa alat peraga dan pratikum, mesin ken­dara­an dan buku-buku pen­di­di­kan,” kata Soeparno.

Dalam kunjungan ke kam­pus UI, Soeparno Djasmin sempat memberikan kuliah umum bersama sejumlah pem­bicara dari Persatuan Insiyur Indonesia (PII). Kuliah Umum di UI juga merupakan bagian dari komitmen YTA dalam meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Air.

Kuliah umum yang di­selenggarakan YTA bekerja sama dengan Persatuan In­sinyur Indonesia (PII) ber­tujuan untuk memberikan motivational education demi pengembangan soft skill para mahasiswa, serta sebagai me­dium untuk membahas ber­bagai tantangan Indonesia dan strategi dalam menghadapi kompetisi di masa depan.

Kuliah Umum semacam itu sudah dimulai sejak No­vember 2014 hingga Mei 2015 mendatang. Lima universitas telah menggelar Kuliah Umum ini, antara lain Institut Teknologi Surabaya, Institut Tek­nologi Bandung, Uni­ver­sitas Gajah Mada Yog­ya­karta, Universitas Dipo­negoro Se­marang, Universitas Su­matera Utara, dan Universitas In­donesia, serta satu uni­ver­sitas lainnya yang akan me­nyelenggarakan pada Mei 20­15, yaitu Universitas Has­sanuddin Makassar.

Sementara itu Dewan Pe­ngawas YTA, Edward Otto Kanter, menekankan pen­ting­nya peran insinyur lokal untuk mendukung per­kembangan ekonomi bangsa Indonesia.

“Insinyur Indonesia yang ahli dan handal akan sangat dibutuhkan untuk lebih me­ning­katkan daya saing Indo­nesia di kancah perekonomian global yang semakin sengit, khususnya dalam me­nyong­song Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Karenanya kami di YTA berupaya untuk mendukung dunia pendidikan di bidang teknik ini,” ujar Edward. (h/ds)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Kecelakaan Pesawat di Rusia, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Terpopuler

X