New York Deklarasi Darurat Bencana karena Kasus Covid Melonjak

Heldi Satria
- Sabtu, 27 November 2021 | 13:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

 

HARIAHALUAN.COM - Gubernur Negara Bagian New York Amerika Serikat, Kathy Hochul, telah mengeluarkan deklarasi "darurat bencana" (disaster emergency) Covid-19 pada hari Jumat (26/11/2021), dipicu karena melonjaknya tingkat infeksi dan rawat inap di kota itu.

Mengutip The Guardian, Sabtu (27/11/2021), perintah dari Gubernur mengatakan bahwa negara bagian itu mengalami tingkat penularan Covid-19 yang "tidak terlihat sejak April 2020" dan bahwa penerimaan pasien Covid-19 di rumah sakit telah meningkat selama sebulan terakhir menjadi lebih dari 300 per hari.

Oleh karena itu, negara bagian harus "mengejar pendekatan terkoordinasi untuk memastikan kapasitas rumah sakit di seluruh negara bagian dapat memenuhi kebutuhan regional."

Namun demikian, Hochul mengonfirmasi bahwa tidak ada kasus varian baru Covid-19, yakni varian Omicron, yang ditemukan di negara bagian itu sejauh ini, tetapi pihak berwenang memperingatkan "waspada tinggi".

"Kami terus melihat tanda-tanda peringatan lonjakan Covid musim dingin ini, dan sementara varian Omicron baru belum terdeteksi di Negara Bagian New York, itu akan datang," katanya dalam tweet Jumat malam, melansir The Guardian.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) juga menyatakan bahwa hingga kemarin, Jumat (26/11/2021) tidak ada kasus varian Omicron telah diidentifikasi di Amerika Serikat.

"Kami berharap Omicron dapat diidentifikasi dengan cepat, jika muncul di AS," kata CDC dalam sebuah pernyataan.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Alamak... China Dihajar Resesi Seks, Kok Bisa?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:32 WIB

Kim Jong Un Sakit Keras, Disebut Tak Bisa Berbaring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X