Diserang Gelombang Kelima Corona, Prancis Deteksi 8 Kasus Kemungkinan Virus Omicron

- Senin, 29 November 2021 | 10:20 WIB
Warga di Prancis sudah boleh lepas masker. (Foto: AP)
Warga di Prancis sudah boleh lepas masker. (Foto: AP)

pran

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Prancis kini diserang gelombang ke-5 virus corona. Negara itu mencatat 31.600 kasus pada Minggu (28/11/2021) kemarin. Peningkatan jumlah pasien rawat intensif juga dilaporkan terjadi.

Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan telah mendeteksi delapan kemungkinan kasus varian baru Covid-19, Omicron. Mereka disebut tersebar di seluruh negeri.

"Mereka dianggap mungkin terkontaminasi dengan varian Omicron Karena telah pergi ke Afrika Selatan (Afsel) dalam 14 hari terakhir," kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (29/11/2021).

Tes lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan hal ini. Tetapi, orang-orang terkait kasus sudan dikarantina.

Sebelumnya pemerintah Prancis memang mengumumkan akan memperketat pembatasan untuk menahan penyebaran Omicron. Prancis menangguhkan semua penerbangan dari Afsel hingga setidaknya 1 Desember dan meningkatkan protokol untuk orang-orang yang datang dari wilayah luar negeri terdekat.

Omicron telah diklasifikasikan sebagai "varian of concern" oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ini berarti lebih menular, lebih ganas atau lebih terampil menghindari tindakan kesehatan masyarakat, vaksin dan terapi.

Varian tersebut mengandung 30 mutasi pada protein spike yang memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh. Pakar kesehatan telah memperingatkan bahwa banyak dari mutasi ini dapat menyebabkan peningkatan resistensi dan penularan antibodi, yang dapat membatasi efektivitas vaksinCovid-19 yang ada.

Sebelumnya varian yang juga dilabeli "variant of concern" antara lain varian Alpha (B.1.1.7) yang pertama kali terdeteksi di Inggris, varian Beta (B.1.351) yang pertama kali terdeteksi juga di Afsel. Lalu varian Gamma (P.1) yang pertama kali terdeteksi di Brasil dan varian Delta (B.1.617.2) yang menyebar luas di India dan memicu tsunami Covid-19 di negara itu. (*)

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Wanita Suku Miao Punya Tradisi Unik Hias Rambut

Selasa, 11 Januari 2022 | 23:28 WIB

Kesulitan Bayar Utang, Sri Lanka Barter Pakai Teh

Senin, 10 Januari 2022 | 14:45 WIB
X