156 Jiwa Meninggal Akibat Kolera di Afrika Barat

- Selasa, 30 November 2021 | 13:33 WIB
ilustrasi kolera, views.id
ilustrasi kolera, views.id

HARIANHALUAN.COM - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan 156 orang sejauh ini sudah meninggal dunia akibat kolera di Niger, Afrika Barat, tiga bulan setelah World Health Organization (WHO) melaporkan wabah.

Baca Juga: Legislator: Kemen PUPR Sigap Kosongkan Bendungan di Indonesia, Upaya Antisipasi La Nina

Maradi, wilayah di bagian timur, merupakan daerah paling banyak terdampak dengan jumlah orang yang terinfeksi mencapai lebih dari 5.400, lansir BBC Senin (29/11/2021). Baca Juga: Luhut: Pandemi Covid-19 Indonesia Masih Terkendali, Jangan Panik Ada Varian Omicron

Baca Juga: Tak Tertandingi, Rusia Mulai Produksi Massal Rudal Hipersonik Zircon Berkecepatan 10.600 Kilometer per Jam

Daerah itu berbatasan dengan Nigeria, di mana 31.425 kasus suspek kolera dilaporkan terjadi di 22 negara bagian.

Baca Juga: Dokter di Afrika Selatan: Gejala Pasien Varian Omicron Sangat Ringan, Bisa Rawat di Rumah

Musim hujan pada bulan Agustus mendorong orang melakukan kebiasaan buruk meminum air hujan yang tercemar beragam kotoran.

Akibatnya penyakit itu mudah merebak ke negara tetangga sebelah seperti Burkina Faso dan Mali. (*)

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Waspada! Kelompok Ini Paling Banyak Positif Omicron

Kamis, 27 Januari 2022 | 10:45 WIB

Omicron Melonjak, Negara Kaya Butuh Tenaga Kesehatan

Senin, 24 Januari 2022 | 12:45 WIB

Sapu 3 Pulau, Tsunami Tonga Ternyata Capai 15 Meter

Senin, 24 Januari 2022 | 09:45 WIB

Ada Apa? Joe Biden Mendadak Puji Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:30 WIB

Raja Arab Salman Wafat? Begini Penjelasan KJRI Jeddah

Minggu, 23 Januari 2022 | 11:33 WIB

Microsoft Beli Pembuat Call of Duty Rp987 Triliun

Rabu, 19 Januari 2022 | 21:25 WIB
X