Butuh Uang untuk Anak Sekolah, Ronal Mengaku Terpaksa Jadi Kurir Sabu

Administrator
- Rabu, 5 Juli 2017 | 16:37 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Irwanto (40), kurir yang membawa sabu-sabu dengan berat 89,16 gram, mengaku menjadi kurir karena terpaksa dihadapan majelia hakim di Pengadilan Negeri klas I A Padang, Rabu (5/7)
 
Pria yang keseharian berprofesi sebagai sopir mobil ini, terlihat duduk lesu seakan menyesali perbuatanya.
 
Dalam keterangannya terdakwa mengaku disuruh oleh rekannya yang bernama Ronal (DPO). Karena Ia sedang butuh uang demi anaknya yang sedang menjalankan ujian akhir sekolah.
 
“Saya diminta untuk mengantarkan sabu-sabu kepada seseorang, dengan imbalan Rp500 ribu,” kata Irwanto terisak menahan tangisnya.
 
Terdakwa yang memakai baju rompi yang berwarna merah bertulisan tahanan Kejaksaan Negeri Padang ini serta didampingi Penasihat Hukum (PH) Anna Mardiah  mengaku menyesal dan semua ini dilakukan hanya karena terpaksa demi anaknya kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Agnes Sinaga beranggotakan Ari Muliady dan Sri Hartati menunda sidang pekan depan.
 
Sebelumnya dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herry Suroto, terdakwa ditangkap polisi pada 10 Febuari 2017 lalu di kawasan Bukit Lampu. Terdakwa ditangkap sewaktu hendak menyerahkan sabu sabu kepada seseorang.
 
Dalam penangkapan didapatkan dua paket sabu sabu dan berat 89,16 gram. Akibatnya terdakwa dijerat dengan pasal 114KUHP ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (h/mg-hen)
 
 
Editor: Rivo Septi Andries

Editor: Administrator

Terkini

Calon Diplomat Ikuti Sekolah Dinas Luar Negeri

Selasa, 30 November 2021 | 17:54 WIB

156 Jiwa Meninggal Akibat Kolera di Afrika Barat

Selasa, 30 November 2021 | 13:33 WIB

Raja Salman Cari Investor dan Siap Tawarkan 160 Proyek

Senin, 29 November 2021 | 22:35 WIB
X