Bahu Jalan Retak-retak, Relokasi PKL Kelok Sembilan Kewenangan Siapa?

- Jumat, 18 Mei 2018 | 10:06 WIB

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM – Retak-retak di bahu jembatan layang Kelok Sembilan memicu kekhawatiran banyak pihak. Apalagi titik-titik retak berada di lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan. Para PKL harus cepat direlokasi. Namun, semua terkendala karena tidak jelasnya kewenangan dan siapa yang berhak melakukan relokasi.

Ketika dikonfirmasi ke Kepala Pol PP Limapuluh Kota, Nasryanto, relokasi PKL di Kelok Sembilan menurutnya merupakan kewenangan Pemprov Sumbar. Jajarannya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan relokasi.

“Untuk pengosongan jalan layang Kelok Sambilan dari PKL itu belum bisa kami lakukan. Kami tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan penindakan disebabkan ruas jalan tersebut masih milik Pemprov Sumbar,” terang Nasryanto, Kamis (17/5) siang.

Relokasi PKL Kelok Sembilan, menurut Kepala Satpol PP Limapuluh Kota, Nasryanto adalah harga mati. “Ruas jalan tersebut harus dikosongkan sesegera mungkin. Itu salah satu langkah untuk menyelamatkan kondisi  jalan. Jika sudah kosong, nantinya memperkecil terjadinya kerusakan yang lebih parah lagi. Termasuk untuk meminimalisir hal buruk,” ucapnya.

Jika Kelok Sambilan sudah dikosongkan, tidak ada lagi kendaraan yang berhenti di atas jalan. Itu mampu memperpanjang umur jalan layang dari kerusakan yang lebih parah lagi. Namun,  Nasryanto kembali menyebut kalau status jalan masih milik Pemprov.

“Jalan layang memang berada di Kabupaten Limapuluh Kota tapi statusnya masih milik Pemprov Sumbar. Karena itu, kita tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan penggusuran terhadap pedagang di sana,”ucapnya lagi.

Pemprov Sumbar kata Nasryanto sudah membentuk tim untuk relokasi pedagang. Tetapi, sampai sekarang masih menunggu terbitnya SK dari Gubernur Sumbar.

“Rapat sudah berkali-kali dilakukan. Tim sudah dibentuk, semuanya merupakan kewenangan dari provinsi. Kita didaerah sifatnya hanya membantu saja,” terangnya lagi.

Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin juga meminta agar PKL segera direlokasi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antar BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X