Akun Twitter PM India Dibajak, Sebar Hoaks Soal Bitcoin

- Senin, 13 Desember 2021 | 12:15 WIB
PM India Narendra Modi
PM India Narendra Modi

INDIA, HARIANHALUAN.COM - Twitter merupakan salah satu media sosial yang sering digunakan oleh orang-orang penting untuk berinteraksi dengan audiensnya, termasuk digunakan oleh presiden, politikus, CEO perusahaan teknologi dunia, dan lainnya.

Orang-orang penting di Twitter tersebut sudah memiliki akun Twitter terverifikasi (verified account) bercentang biru. Twitter disebutkan memiliki sistem khusus untuk melindungi akun orang-orang penting dari serangan pembajakan.

Baca Juga: Trump Cari Dana Rp 14 T Buat Saingi Facebook, Twitter Cs

Namun, hal tersebut ternyata tak menjamin akun terverifikasi terbebas dari aksi peretasan. Misalnya, seperti yang terjadi pada akun Twitter milik Perdana Menteri India, Narendra Modi

Pada Minggu (12/12/2021) waktu India, akun Twitter Narendra Modi dengan handle @narendramodi dilaporkan dibajak, kemudian digunakan untuk menyebarkan informasi palsu atau hoaks soal Bitcoin.

Baca Juga: CEO Twitter Mundur, Elon Musk Malah Puji Parag Agrawal: Amerika Dapat Manfaat dari Talenta India

Dari tangkapan gambar yang dibagikan oleh sejumlah netizen, hacker sempat nge-tweet dua kali menggunakan akun Twitter @narendramodi.

Isi dua tweet tersebut identik, yakni mengabarkan bahwa India telah mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

"Pemerintah telah resmi membeli 500 BTC dan mendistribusikannya ke semua penduduk India," lanjut tweet @narendramodi saat dibajak dikutip dari Kompas.com, Senin (13/12/2021).

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

X