Bahaya! WHO Sebut Vaksin Tidak Cukup Hadapi Omicron

- Minggu, 19 Desember 2021 | 21:15 WIB
Ilustrasi WHO
Ilustrasi WHO


JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Virus corona varian baru B.1.1.529 atau yang dikenal dengan omicron telah menular di sejumlah negara. Bahkan sudah masuk di Indonesia pada 18 Desember 2021 lalu, setidaknya ada tiga kasus yang sudah dideteksi di tanah air.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan vaksin saja tidak cukup untuk menghadapi Omicron, melihat semakin banyaknya laporan dari negara yang mendeteksi varian mutasi baru ini.

Baca Juga: Terbaru! Ahli Beberkan Jenis Masker yang Bisa Jaga Tubuh dari Omicron

"Ini bukan vaksin, vaksin tidak akan membuat negara manapun keluar krisis," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu (19/12/2021).

Dia meminta negara melakukan langkah pencegahan penyebaran Omicron. Selain itu juga menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menjaga sirkulasi udara dan ventilasi serta mencuci tangan.

Baca Juga: Peneliti Sebut Omicron Bisa Lolos dari Antibodi, Ini 3 Sifat Lainnya yang Mengkhawatirkan

Langkah ini masih harus dilakukan meski masyarakat sudah mendapatkan vaksinasi. "Lakukan semuanya, secara konsisten," tegasnya.

Tedros juga mengkhawatirkan negara-negara yang mengabaikan omicron dan menganggap sebagai varian ringan. Meski memang saat ini belum ada data rinci mengenai gejala varian ini benar ringan atau tidak.

"Kita telah belajar sekarang bahwa meremehkan virus ini berisiko," kata Tedros.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

X