12 Orang Tewas di Inggris Akibat Omicron

- Senin, 20 Desember 2021 | 23:05 WIB
Orang-orang memakai masker wajah saat berjalan di jalan kosong di London (Al Jazeera)
Orang-orang memakai masker wajah saat berjalan di jalan kosong di London (Al Jazeera)

HARIANHALUAN.COM – Wakil Perdana Menteri Inggris, Dominic Raab melaporkan bahwa jumlah kematian akibat kasus varian Omicron di negaranya telah menewaskan sebanyak 12 orang pada Senin (20/12/2021).

Baca Juga: Terkuak! Kasus Omicron Pertama di Indonesia Berasal dari Nigeria

Meskipun demikian, pemerintah tidak segera mengambil tindakan dengan mengeluarkan pembatasan sosial secara besar-besaran.Baca Juga: 3 Kasus Terkonfirmasi Omicron di Indonesia, 2 Berasal dari AS dan Inggris

Padahal sebelumnya, Inggris telah melaporkan rekor tingkat kasus Covid-19 yang semakin meningkat. Jajaran Menteri dan pejabat telah memperingatkan bahwa gelombang baru Omicron akan terus menyebar.

Selain 12 kematian, Raab mengatakan 104 orang lainnya saat ini dirawat di rumah sakit akibat Omicron. Para pejabat memperingatkan pekan lalu bahwa rawat inap dapat mencapai level tertinggi apabila pemerintah tidak mengambil tindakan. Terlebih menjelang perayaan natal dan tahun baru.

Menanggapi hal tersebut, Raab mengatakan kepada Times Radio bahwa pihaknya masih belum bisa mengambil keputusan tersebut sampai detik ini. "Saya tidak bisa memberikan jaminan yang keras dan cepat,” kata Raab seperti dikutip, Senin (20/12/2021).

"Dalam menilai situasi, kami sangat bergantung pada data nyata yang masuk dan akan membutuhkan sedikit lebih banyak waktu untuk menilai masalah kritis dari keparahan Omicron ini," lanjutnya

Hal serupa juga dikemukakan oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson yang menentang adanya aturan pembatasan jelang natal dan tahun baru. Apabila hal tersebut terjadi, akan menimbulkan biaya politik yang tinggi.

Namun, tindakan yang dilakukan Johnson juga mendapat kecaman dari para anggota parlemen pekan lalu. Bahkan untuk bisa meloloskan pengetatan terbaru, termasuk mewajibkan kembali penggunaan masker di tempat umum, Johnson mengandalkan dukungan dari oposisi, Partai Buruh. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Idxchannel.com

Tags

Terkini

Thailand Bagi-bagi Ganja Gratis ke Warganya

Minggu, 15 Mei 2022 | 10:04 WIB
X