Begini 'Jurus' Taiwan Kendalikan Stok Masker agar Tak Langka

- Rabu, 11 Maret 2020 | 22:10 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Taiwan menerapkan kebijakan untuk mengambil alih dan memperketat produksi, distribusi serta penjualan dan pembelian masker di tengah penyebaran virus corona.

Hal itu demi mencegah kelangkaan, penimbunan atau permainan harga akibat permintaan yang tinggi.

Sejak pemerintah Indonesia mengumumkan kasus virus corona Covid-19 di dalam negeri, tingkat pembelian masker dan alat sanitasi lainnya seperti hand sanitizer melonjak tinggi hingga terjadi kelangkaan dan memicu lonjakan harga.

Taipei mengatakan pemerintahannya segera mengambil alih seluruh distribusi masker domestik sebulan setelah virus corona mulai menyebar dari daratan China sekitar Desember 2019 lalu.

Dalam keterangan Kantor Urusan Ekonomi dan Perdagangan (TETO) yang menjadi perwakilan Taiwan di Jakarta, mereka berkaca dari pengalaman memerangi virus SARS pada 2003 lalu. Taiwan menyadari bahwa masker merupakan salah satu benda anti-epidemi yang mudah diperoleh dan menjadi incaran masyarakat.

Sementara itu, Taiwan menuturkan masker produksi dalam negeri sangat terbatas. Mereka menyatakan 80 persen masker yang tersedia di dalam negeri adalah hasil impor.

"Untuk 'menghemat arus keluar', pada 24 Januari pemerintah Taiwan mengumumkan untuk sementara waktu melarang masker medis diekspor ke luar negeri," bunyi pernyataan TETO yang diterima CNNIndonesia.com pada Rabu (11/3).

Selain menutup ekspor demi menghemat persediaan masker di dalam negeri, Taiwan mengatakan pemerintahnya juga langsung meminta masker medis yang diproduksi di seluruh negeri pada 31 Januari lalu.

Taiwan memberikan kewenangan Pusat Komando Epidemi untuk mendistribusikan masker-masker ke rumah sakit, minimarket, dan apotek di seluruh negeri. Mereka juga menetapkan harga jual 5 dolar Taiwan atau Rp2.000 per lembar.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Filipina Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,7

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:19 WIB

Cina Tolak Investigasi WHO, Ada Data Rahasia?

Jumat, 23 Juli 2021 | 07:32 WIB

Pembuat Kartun Nabi Muhammad Dijemput Maut

Kamis, 22 Juli 2021 | 21:55 WIB
X