Waduh! Di Desa Ini Buaya Dijadikan Hewan Peliharaan

- Sabtu, 21 Maret 2020 | 22:25 WIB

Dalam 20 tahun sejak itu, ia telah mengembangkan kemampuan untuk mengetahui di mana dan kapan telur buaya liar akan menetas.

Buaya betina bertelur di sepanjang tepi Danau Nasser, di mana Hassan mengawasi bayi reptil muncul sebelum membawanya pulang.

"Sifat buaya yang agresif dan mudah marah lama-lama berubah setelah kami rawat di rumah," katanya.

Francesca adalah bintang pertunjukan di desa, kata Hassan. Dia dinamai oleh turis Italia yang menikmati kepribadiannya yang ceria, jadi Hassan menyimpan nama itu.

Di sini turis bebas mengambil selfie dengan binatang buas, sementara penduduk desa mengkisahkan cerita rakyat Nubia tentang buaya.

Hany, seorang turis dari Kairo, senang dengan tontonan Hassan yang membuka mulut buaya lebar-lebar dengan tangan kosong.

"Saya datang ke sini bersama keluarga untuk menghabiskan liburan sekolah, agar anak-anak menikmati melihat buaya," kata pria berusia 35 tahun itu.

'Malaikat di Sungai Nil'

Saat zaman Firaun, Dewa Sobek yang berkepala buaya menjadi tempat berdoa untuk meminta perlindungan dari banjir tahunan.

Sebuah kuil didedikasikan untuk Sobek di Kom Ombo, diukir dengan piktogram dan hieroglif yang merinci pembalseman buaya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antar BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X