Ini Hal yang Masih Bisa Dilakukan Saat Australia Shutdown

- Senin, 23 Maret 2020 | 23:35 WIB

CANBERRA, HARIANHALUAN.COM - Australia telah mengambil tindakan yang lebih ketat dengan menutup sejumlah tempat, termasuk pub, klub, tempat olahraga dan keagamaan mulai Senin (23/03), sebagai upaya pencegahan virus corona.
Restoran dan kafe hanya akan diizinkan untuk menyediakan layanan 'takeaway' atau tidak dikonsumsi di tempat.

Perdana Menteri Scott Morrison telah menyalahkan warga Australia yang berkerumun di pantai, seperti di Bondi Beach.

Sejumlah warga Sydney dilaporkan telah menikmati hangatnya cuaca dengan pergi ke Bondi Beach, Sabtu siang (21/03).

"Jika kita tidak melakukan dengan benar, maka akan berdampak bagi orang lain," tegas PM Morrison.

PM Morrison menjelaskan kegiatan yang harus dihindari oleh warga Australia adalah berlibur ke luar negeri serta berpergian ke negara bagian lain.

Namun ia menjelaskan pergi ke tempat kerja, supermarket dan kegiatan yang penting lainnya masih boleh dilakukan.

"Gunakan akal sehat," ujarnya, merujuk agar warga di Australia melakukan pertimbangan secara penuh sebelum memutuskan.

"Ini tidak hanya soal kita sendiri, tapi juga mereka yang ada di sebelah kita, yang tinggal di seberang rumah kita, warga lansia yang sama-sama tinggal di apartemen kita."

Australia juga melarang pertemuan lebih dari 100 orang di dalam ruangan, dengan memastikan tiap orang memiliki jarak 2 x 2 meter persegi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Soal Covid-19, China Tuding AS yang Salah

Jumat, 30 Juli 2021 | 13:15 WIB
X