Di Luar Dugaan! Ini Fokus Kim Jong-un 2022, Bukan Senjata Nuklir

- Minggu, 2 Januari 2022 | 07:55 WIB
Illustration: North Korea supreme leader Kim Jong-un (Wikimedia Commons/The Presidential Press and Information Office)
Illustration: North Korea supreme leader Kim Jong-un (Wikimedia Commons/The Presidential Press and Information Office)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Memperingati 10 tahun kekuasaannya, Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, memberikan pidato. Dia tidak berbicara soal senjata nuklir atau Amerika Serikat, Kim lebih malah membahas membahas masalah pangan dan pertumbuhan ekonomi.

Kim tak menyebut secara rinci soal Amerika Serikat. Ia hanya mengatakan "urusan luar" yang merujuk pada pembicaraan antara Korea dan Amerika Serikat. Kim juga tidak menyinggung seruan Amerika Serikat terkait pembicaraan denuklirisasi atau dorongan Korea Selatan untuk deklarasi secara resmi mengakhiri Perang Korea 1950-1953 sebagai cara untuk memulai kembali negosiasi tersebut.

Baca Juga: Ulala! Sandingkan Wajah Kim Jong-Un dan Logo KFC di Mobil, Gamer Ini Dilarang Bermain 8.000 Tahun

Kim mengatakan, tujuannya untuk Korea Utara pada 2022 adalah memulai pembangunan ekonomi dan meningkatkan kehidupan masyarakat

"(karena) Menghadapi hidup dan mati yang luar biasa," ujar Kim dalam pidato di akhir Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8, Partai Pekerja Korea (WPK) dikutip dari Reuters melalui CNBC Indonesia, Minggu (2/1/2022).

Baca Juga: Bukan Stuntman, Intelijen Korsel Percaya Kim Jong-un Memang Langsing

Fokus domestik pidato tersebut juga menggarisbawahi masalah ekonomi yang dihadapi Korut. Negara tersebut harus menerapkan lockdown yang membuat Korea Utara lebih terisolasi daripada sebelumnya dengan organisasi bantuan internasional yang dapat menimbulkan kemungkinan kekurangan pangan dan krisis kemanusiaan.

"Tugas utama yang dihadapi Partai dan rakyat kita tahun depan adalah memberikan jaminan yang pasti untuk pelaksanaan rencana lima tahun dan membawa perubahan yang luar biasa dalam pembangunan negara dan standar hidup rakyat," tambah Kim.

Selain itu, sebagian besar isi pidato yang disampaikan Kim merinci soal masalah domestik. Mulai dari pembangunan pedesaan hingga pola makan masyarakat, seragam sekolah, dan tindakan untuk praktik non-sosialis.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

X