Timur Tengah Pemasok Terbesar Sabu ke Indonesia

- Minggu, 2 Januari 2022 | 10:15 WIB
Ilustrasi sabu-sabu.  Sidang terdakwa kasus narkoba yang menimpa  Nia Ramadhani dan  Ardi Bakrie digelar, Hakim pertanyakan  rehabilitasi kedua terdakwa. /Pixabay/kaboompics
Ilustrasi sabu-sabu. Sidang terdakwa kasus narkoba yang menimpa Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie digelar, Hakim pertanyakan rehabilitasi kedua terdakwa. /Pixabay/kaboompics

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap, mayoritas peredaran sabu di Indonesia berasal dari Timur Tengah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, sebanyak 618 kilogram (kg) sabu berasal , Iran, kemudian 128 kg datang dari Malaysia.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Peredaran 13 Kilogram Sabu dan 10 Ribu Pil Ekstasi

"Jadi sekarang ada modus justru datang dari Timur Tengah, yang besar, yaitu 618 kilo sabu dan Malaysia 123 kilo sabu, jadi total adalah 741 kilo, khusus Jakarta Pusat," kata Hengki, dikutip dari Wartakotalive.com melalui Kompas.com, Minggu (2/1/2022).

Angka peredaran sabu itu naik drastis dibanding tahun 2020.

Baca Juga: Transaksi Sabu dengan Polisi Nyamar, Terduga Pengedar Narkoba di Pauh Tak Berkutik

Pada 2020 peredaran sabu yang terungkap sebesar 26.000 gram, sementara pada 2021 sebanyak 771.000 kg, termasuk jaringan internasional.

Angka pengungkapan sabu naik drastis diduga karena Satnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menerapkan strategi pre-emptive strike.

Dari kasus tersebut, sebanyak 381 orang diamankan, di antaranya 353 laki-laki dan 28 perempuan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

X