Lebih Mematikan dari COVID-19, Pes Paksa China Tutup Semua Tempat Wisata

- Kamis, 9 Juli 2020 | 18:27 WIB

HARIANHALUAN.COM - Pihak berwenang China kini menutup sejumlah tempat wisata di bagian utara negara dekat perbatasan Mongolia. Tindakan ini diambil setelah ditemuan kasus bubonic atau pes di daerah tersebut.

Menurut laporan kantor berita Xinhua, lima situs wisata pemandangan padang rumput di Bayannur, Mongolia Dalam di utara China ditutup setelah pihak berwenang mengonfirmasi empat pasien bubonic di daerah itu.

Selain itu manajemen juga memperketat aturan di lokasi wisata padang rumput, pengunjung dilarang memberi makan dan menyentuh hewan liar. Pemerintah di daerah tersebut tengah berupaya mengurangi populasi tikus, marmut, dan kutu yang diyakini membawa penyakit menular, demikian dikutip dari laman Express, Kamis (9/7/2020). 

Sebelumnya, seorang pria di Mongolia jatuh sakit setelah makan marmut, seekor tikus kecil yang merupakan kerabat dekat dari groundhog. Pria yang terinfeksi di Mongolia Dalam itu dinyatakan dalam kondisi stabil di sebuah rumah sakit di Bayannur, komisi kesehatan kota mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Temuan kasus itu membuat Komite Kesehatan Koya Bayan Nur, Mongolia Dalam, mengeluarkan peringatan level tiga pada hari Minggu. Peringatan level tiga merupakan terendah kedua dalam sistem peringatan empat level. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antara BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X