750 Juta Nyamuk yang Direkayasa Genetika Akan Dilepas AS, Tujuannya?

- Senin, 24 Agustus 2020 | 09:50 WIB

HARIANHALUAN.COM - Pejabat pemerintahan di Florida, Amerika Serikat, sepakat melepas 750 juta nyamuk yang telah direkayasa secara genetika untuk mengurangi populasi serangga itu.

Tujuan program ini diklaim untuk mengurangi jumlah nyamuk pembawa penyakit, seperti demam berdarah atau virus Zika.

Lampu hijau untuk melepaskan ratusan juta nyamuk itu disepakati setelah debat bertahun-tahun menyusul kritik pegiat lingkungan yang mengingatkan pemerintah lokal soal konsekuensi tak terduga.

Salah satu grup lingkungan menyebut rencana itu sebagai "eksperimen Jurassic Park", acuan terhadap film dinosaurus.

Para aktivis memperingatkan langkah itu kemungkinan akan merusak ekosistem dan berpotensi menciptakan serangga yang tahan insektisida.

Bagaimana gelombang panas Eropa membuat nyamuk Finlandia lenyap
Apakah nyamuk yang menggigit orang mabuk akan ikut mabuk?
Jamur ini ampuh bunuh nyamuk malaria dengan racun laba-laba
Namun perusahaan yang terlibat proyek ini mengatakan tidak akan ada dampak buruk terhadap manusia ataupun lingkungan. Mereka mengklaim langkah itu menggunakan landasan studi yang didukung pemerintah.

Rencana untuk melepaskan nyamuk pada 2021 di Florida Keys diambil setelah nyamuk yang dimodifikasi itu disepakati oleh lembaga federal AS.

Bulan Mei lalu, badan lingkungan AS memberikan izin kepada perusahaan Amerika yang berkantor di Inggris, Oxitec, untuk memproduksi nyamuk Aedes aegypti jantan, yang juga disebut OX5034.

Nyamuk Aedes aegypti dikenal menyebarkan penyakit seperti demam berdarah, Zika, chikungunya dan demam kuning.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Malaysia Memanas, UMNO Desak PM Muhyiddin Mundur

Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:49 WIB

Bukan Cuma China, Varian Delta Kini Mengganas di AS

Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Turki Padamkan 98 Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Senin, 2 Agustus 2021 | 04:35 WIB
X