Bos Pfizer: Vaksinasi Tahunan Lebih Disukai daripada Suntikan Booster

- Senin, 24 Januari 2022 | 08:55 WIB
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Pfizer yang digunakan untuk dosis ketiga atau booster COVID-19 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/1/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww)
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Pfizer yang digunakan untuk dosis ketiga atau booster COVID-19 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/1/2022). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Direktur Utama Pfizer Inc. Albert Bourla mengatakan bahwa vaksin Covid-19 tahunan akan lebih disukai daripada suntikan booster yang lebih sering dalam memerangi pandemi virus corona.

Vaksin Covid-19 Pfizer/BioNtech telah terbukti efektif melawan penyakit parah dan kematian yang disebabkan oleh varian Omicron yang bermutasi berat, tetapi kurang efektif dalam mencegah penularan.

Baca Juga: 9 Juta Vaksin Pfizer dan Sinovac Tiba di Tanah Air

Dengan kasus yang melonjak, beberapa negara telah memperluas program penguat vaksin Covid-19 atau memperpendek jarak antar suntikan ketika pemerintah berjuang untuk menopang perlindungan.

Dalam sebuah wawancara dengan N12 News Israel, dilansir dari Reuters melalui CNBC Indonesia, Senin (24/1/2022), Bourla ditanya seperti pendapatnya terkait suntikan booster jika diberikan setiap empat hingga lima bulan secara teratur.

Baca Juga: Bos Pfizer Bocorkan Kapan Pandemi Covid-19 Akan Berakhir

"Ini bukan skenario yang baik. Yang saya harapkan adalah bahwa kami akan memiliki vaksin yang harus Anda lakukan setahun sekali," jawab Bourla.

"Setahun sekali - lebih mudah meyakinkan orang untuk melakukannya. Lebih mudah diingat orang," tuturnya.

Menurut Bourla, Pfizer siap mengajukan persetujuan untuk vaksin yang dirancang ulang untuk melawan Omicron, dan memproduksinya secara massal, segera setelah Maret.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Thailand Bagi-bagi Ganja Gratis ke Warganya

Minggu, 15 Mei 2022 | 10:04 WIB
X