Turki Sampaikan Belasungkawa dan Mengutuk Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

- Minggu, 29 November 2020 | 09:47 WIB

ANKARA, HARIANHALUAN.COM -- Pembunuhan terhadap ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh terjadi pada Jumat (27/11). Kementerian Luar Negeri Turki mengecam pembunuhan keji yang dilakukan terhadap Mohsen Fakhrizadeh. 

"Kami menyesali bahwa ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh meninggal dunia akibat serangan senjata di Teheran. Kami mengutuk pembunuhan keji ini dan menyampaikan belasungkawa kami kepada pemerintah Iran dan keluarga almarhum," kata Kementerian Luar Negeri negara itu, dilansir Anadolu Agency, Ahad (29/11).

Turki menentang semua jenis upaya mengganggu perdamaian dan ketenangan di wilayah tersebut, termasuk terorisme, terlepas dari pelakunya ataupun targetnya. "Dalam hal ini, kami berharap mereka yang melakukan aksi tersebut akan diungkap dan dimintai pertanggungjawaban di hadapan keadilan. Kami mengimbau semua pihak untuk bertindak dengan akal sehat dan menahan diri dan untuk menghindari upaya yang akan mengarah pada eskalasi di kawasan," lanjutnya.

Fakhrizadeh tengah memimpin penelitian dan inovasi di kementerian pertahanan. Pada Jumat lalu ia diserang di daerah Damavand dekat Teheran.

Penyerangan dilaporkan dilakukan dengan meledakkan mobilnya dan menebak Fakhrizadeh serta para pengawalnya. Mereka yang terluka dilarikan ke rumah sakit tempat Fakhrizadeh meninggal dunia akibat luka tembakan yang parah.

Presiden Iran Hassan Rouhani bergabung dengan para pejabat tinggi menuduh Israel dalang dari aksi membunuh ilmuwan nuklir itu. Ini adalah serangan yang membuat kobaran api ketegangan di wilayah tersebut semakin menyala.

Serangan itu menyulutkan kemarahan seluruh masyarakat Iran. Sekelompok besar pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor Rouhani Jumat malam di Teheran dan menuntut pembalasan yang kuat. Pejabat Iran melihat adanya dugaan koordinasi antara Israel dan AS dalam serangan itu.

Editor: Administrator

Terkini

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antar BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB
X