Waspada! Kelompok Ini Paling Banyak Positif Omicron

- Kamis, 27 Januari 2022 | 10:45 WIB
Ilustrasi Omicron (Foto: Freepik)
Ilustrasi Omicron (Foto: Freepik)

LONDON, HARIANHALUAN.COM - Omicron kini mendominasi kasus Covid-19 dunia menggantikan Delta. Penularannya yang sangat cepat menjadi biang keladinya.
Namun ada satu fakta lagi yang tak kalah mengejutkan. Berkaca pada studi di Inggris, ternyata "kelompok" yang sebagian besar terinfeksi Omicron pernah terinfeksi sebelumnya.

"Kami mengamati tingkat infeksi SARS-CoV-2 (nama virus corona) yang belum pernah terjadi sebelumnya di Inggris pada Januari 2022 dan penggantian Delta ke Omicron," kata Studi React Imperial College London dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (27/1/2022).

Baca Juga: Omicron Versi Terbaru Sudah Ditemukan, Lebih Ganas?

Studi ini menganalisis 100.607 hasil tes PCR di seluruh Inggris. Swab PCR dikumpulkan 5 Januari dan 20 Januari.

Sebanyak 99% hasil positif adalah Omicron. Hanya 1% infeksi yang disebabkan oleh varian Delta.

"Dua pertiga dari 3.582 peserta yang dites positif pada Januari melaporkan bahwa mereka telah dites positif Covid-19 di masa lalu. Lebih lanjut 7,5% dari peserta yang terinfeksi mengatakan mereka curiga mereka sebelumnya memiliki virus tetapi belum dikonfirmasi dengan tes," bunyi laporan itu.

Baca Juga: Dalam 11 Bulan Omicron Mendorong Pertumbuhan Bisnis Inggris Ke Level Terendah

Sebenarnya sebelum Omicron muncul, ketika varian lama Covid-19 mendominasi populasi, orang yang tertular virus dan sembuh memiliki "penawar" yang melindunginya dari infeksi ulang. Namun, ini sepertinya tidak terjadi pada Omicron.

"Vaksinasi (termasuk booster) tetap menjadi andalan pertahanan melawan (Covid-19) mengingat tingkat perlindungan yang tinggi terhadap rawat inap," kata tim peneliti.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Thailand Bagi-bagi Ganja Gratis ke Warganya

Minggu, 15 Mei 2022 | 10:04 WIB
X