Apa Benar NeoCov Itu Varian Baru Covid-19 yang Mematikan?

- Jumat, 4 Februari 2022 | 07:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Belum lama ini di media sosial dibuat heboh karena kemunculan virus NeoCov. Banyak spekulasi yang muncul sehingga menimbulkan kepanikan. NeoCov merupakan jenis baru atau jenis lain dari virus corona, seperti SARS-CoV-2 atau Covid-19. Ini bukan varian baru seperti Omicron atau Delta.

NeoCoV merupakan julukan untuk Neoromicia Capensis, virus baru yang diidentifikasi pada kelelawar. Para ilmuwan China menemukannya di Afrika Selatan baru-baru ini.

NeoCoV diyakini sebagai sejenis Mers-CoV, para ilmuwan yang berbasis di Wuhan memperingatkan bahwa NeoCoV dapat menyebabkan masalah jika ditransfer dari kelelawar ke manusia.

WHO mengatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efeknya pada manusia.

"Apakah virus yang terdeteksi dalam penelitian akan menimbulkan risiko bagi manusia akan memerlukan penelitian lebih lanjut," kata WHO dikutip dari kantor berita TASS.

Baca Juga: Bank Nagari Cabang Mentawai Salurkan 150 Paket Bantuan Sembako

Pakar infeksi yang juga mantan direktur penyakit menular WHO Regional Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan bahwa kemunculan virus-virus jenis baru sudah terjadi sejak dahulu dan selalu ada dari waktu ke waktu.

Sementara itu, dari segi penularan, tidak ada bukti sejauh ini yang menyebut bahwa virus itu bertransmisi dengan sangat cepat dan masif.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: teknologi.id

Tags

Terkini

Kim Jong Un Sakit Keras, Disebut Tak Bisa Berbaring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X