Haru! Para Wanita Sembunyi di Ruang Bawah Tanah Hingga Terlahir 20 Orang Bayi di Ukraina

- Minggu, 20 Maret 2022 | 14:25 WIB
Nanny merawat bayi yang baru lahir di ruang bawah tanah yang diubah menjadi kamar bayi di Kyiv, Ukraina, Sabtu, 19 Maret 2022. Sembilan belas bayi lahir dari ibu pengganti, dengan orang tua kandung mereka masih berada di luar negeri karena perang melawan Rusia. (Foto AP/Rodrigo Abd)
Nanny merawat bayi yang baru lahir di ruang bawah tanah yang diubah menjadi kamar bayi di Kyiv, Ukraina, Sabtu, 19 Maret 2022. Sembilan belas bayi lahir dari ibu pengganti, dengan orang tua kandung mereka masih berada di luar negeri karena perang melawan Rusia. (Foto AP/Rodrigo Abd)

HARIANHALUAN.COM -Di tempat perlindungan bom ruang bawah tanah darurat di ibukota Ukraina, setidaknya 20 bayi lahir dari orang tua (ibu) pengganti. Bayi-bayi itu sedang menunggu orang tua asing mereka untuk dapat melakukan perjalanan membawa mereka pulang.

Ibu pengganti merupakan istilah yang merujuk pada wanita lain yang meminjamkan rahimnya untuk membantu pasangan mendapatkan keturunan. 

Ibu pengganti akan mengandung melalui proses inseminasi buatan dengan bantuan sperma sang ayah.

Baca Juga: Lelet, Koneksi Internet di Mandalika Dikeluhkan Penonton Tak Bisa Unggah Momen Balap MotoGP

Beberapa bayi yang baru berumur beberapa hari, dirawat dengan baik, tetapi bahkan di bawah tanah, ledakan tembakan sesekali dapat terdengar dengan jelas.

Banyak perawat pusat surrogacy juga terdampar di tempat penampungan karena terlalu berbahaya untuk bepergian ke dan dari rumah mereka. Pasukan Ukraina telah melawan pasukan Rusia di pinggiran kota Kyiv saat mereka berusaha untuk mengepung kota.

“Sekarang kami tinggal di sini untuk melestarikan kehidupan kami dan bayi,” kata Lyudmilia Yashchenko, seorang perawat berusia 51 tahun dilansir dari AP News pada Minggu (20/3/2022).

Baca Juga: Rusia Serang Pangkalan Laut! 40 Tentara Ukraina Tewas dan China Tegaskan Sikap Jaga Perdamaian 

“Kami bersembunyi di sini dari pengeboman dan kesengsaraan yang mengerikan ini," katanya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X