Ini 'Senjata' Baru Putin yang Bisa Buat Eropa Babak Belur

- Kamis, 24 Maret 2022 | 13:10 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin  ((Alexei Nikolsky, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP))
Presiden Rusia, Vladimir Putin ((Alexei Nikolsky, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP))

 

HARIANHALUAN.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam negara-negara yang tak bersahabat dengan Rusia. Ia mengatakan mereka akan membayar harga gas Rusia dalam Rubel.

Pernyataan ini diutarakannya Rabu (23/3/2022) malam dalam pertemuan yang disiarkan televisi dengan para menteri tinggi pemerintah. Sejumlah negara, apalagi Eropa, memang bergantung pada energi dari Rusia.

"Rusia akan terus, tentu saja, untuk memasok gas alam sesuai dengan volume dan harga ... tetap dalam kontrak yang disepakati sebelumnya," tegas Putin, dikutip dari CNBC International, Kamis.

Baca Juga: Produk Asli Padang Panjang Ikut Tampil pada Inacraft 2022

"Mata uang pembayaran ... akan diubah ke rubel Rusia."

Ini merupakan "balas dendam" terbaru Putin ke negara-negara pemberi sanksi. Sebelumnya, akibat serangan ke Ukraina, Moskow diberondong sanksi oleh Barat termasuk larangan masuk, pembekuan aset, pemutusan dari sistem pembayaran global dan larangan ekspor.

Putin mengatakan pemerintah dan bank sentral memiliki waktu satu minggu untuk menemukan solusi tentang bagaimana memindahkan operasi ini ke mata uang Rusia. Raksasa gas negara itu, Gazprom juga akan diperintahkan untuk membuat perubahan yang sesuai pada kontrak gas.

Gas Rusia sendiri menyumbang 40% dari total konsumsi Eropa. Kemungkinan perubahan mata uang dapat membuat harga gas grosir Eropa dan Inggris naik sekitar 15-20%.

Baca Juga: Jawab Tuduhan Terlibat Trading Binary Option dan Kripto, Juragan 99: Cek ke PPATK

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X