Presiden Jokowi Disebut Tidak Punya Kapasitas Mendamaikan Rusia dan Blok Barat

- Senin, 28 Maret 2022 | 08:10 WIB

HARIAN HALUAN - Presiden Rusia, Vladimir Putin dikabarkana akan hadir dalam pertemuan G20 yang akan segera digelar di Bali, Indonesia dalam waktu dekat.

Menanggapi hal tersebut, Budiman Sudjatmiko mendorong presiden Jokowi agar menjadi penangah antara Putin dan blok Barat yang kini berseteru karena invasi Rusia ke Ukraina layaknya Presiden Soekarno.

Pengamat politik Rocky Gerung pun mengomentari hal tersebut. Menurutnya Presiden Jokowi tidak mempunyai kapasitas tersebut. Hal tersebut diutarakannya melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official yang diunggah pada Minggu, 27 Maret 2022.

Baca Juga: Ada Foto Jokowi dan Luhut Berwajah Muram, Rocky Gerung: Terlihat Muramnya Indonesia

Menurut Rocky Gerung, Presiden Soekarno bisa saja mendamaikan kedua kubu lantaran punya profil internasional dan kapasitas intelektual yang cukup.

“Jadi sebelum masuk ke Bali mungkin di bandara sudah didamaikan dua orang ini. Kalau yang ngomong itu adalah Presiden Soekarno yang punya profil Internasional," ujar Rocky Gerung.

Berbeda tanggapan kedua kubu jika yang memimpin adalah Presiden Jokowi menurut Rocky Gerung.

Baca Juga: Produsen Kerupuk Sanjai Keluhkan Kelangkaan Minyak Goreng Curah

“Kalau Pak Jokowi dianggap "ini gajah ngapain nasehatin gua". Satu elang dari amerika satu harimau dari rusia akan anggap 'anak kecil ini ngapain ngajarin ngajarin kita'," kata Rocky Gerung.

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Terkini

Kim Jong Un Sakit Keras, Disebut Tak Bisa Berbaring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X