Amerika Desak Indonesia, Biden: Kami Tidak Ikut Jika Rusia Ada di Pertemuan G20

- Jumat, 8 April 2022 | 05:27 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Yonhap)
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Yonhap)

HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen telah memperingatkan bahwa agresi Rusia di Eropa Timur akan memiliki dampak ekonomi yang sangat besar di Ukraina dan sekitarnya. 

Presiden AS, Joe Biden ingin Rusia dikeluarkan dari forum ekonomi utama Kelompok G20.

“Presiden Biden menjelaskan, dan saya tentu setuju dengannya, bahwa itu tidak bisa menjadi bisnis seperti biasa bagi Rusia di lembaga keuangan mana pun,” kata Yellen.

Baca Juga: Membahas Berapa Banyak yang Tewas dalam Perang Rusia-Ukraina?

“Presiden Biden meminta agar Rusia dikeluarkan dari G20, dan saya telah menjelaskan kepada rekan-rekan di Indonesia bahwa kami tidak akan berpartisipasi dalam sejumlah pertemuan jika Rusia ada di sana,” kata Yellen dilansir dari Aljazeera melalui MSN pada Jumat (8/4/2022).

Hal itu dilontarkan Biden pada sidang Komite Jasa Keuangan Parlemen AS pada Rabu 6 Maret 2022, tentunya menimbulkan pertanyaan tentang masa depan G20, yang telah menjadi forum ekonomi dan kebijakan global utama sejak krisis keuangan 2008-2009.

Para menteri keuangan G20 dan gubernur bank sentral akan bertemu secara langsung di Washington pada bulan April di sela-sela pertemuan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.

Baca Juga: Kota Dipenuhi Mayat, Ukraina Tuduh Rusia Lakukan Pembantaian, Namun Dibantah!

Indonesia memegang kursi kepresidenan G20 tahun ini dan menjadi tuan rumah pertemuan keuangan pada bulan Juli dan pertemuan puncak para pemimpin pada bulan November di Bali.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X