Tegas! Jepang Usir Diplomat Rusia Juga Hentikan Perdagangan, Ini Alasannya

- Jumat, 8 April 2022 | 22:26 WIB
Seorang polisi berjaga di Kedutaan Besar Rusia di Tokyo. Jumat, 8 April 2022. Pemerintah Jepang mengatakan akan mengusir delapan diplomat Rusia atas invasi negara mereka ke Ukraina. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Hikariko Ono mengumumkan keputusan tersebut pada Jumat, 8 April 2022. (Kyodo News via AP)
Seorang polisi berjaga di Kedutaan Besar Rusia di Tokyo. Jumat, 8 April 2022. Pemerintah Jepang mengatakan akan mengusir delapan diplomat Rusia atas invasi negara mereka ke Ukraina. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Hikariko Ono mengumumkan keputusan tersebut pada Jumat, 8 April 2022. (Kyodo News via AP)

Kishida mengatakan pengusiran itu didasarkan pada “keputusan komprehensif dengan mempertimbangkan invasi Rusia ke Ukraina.” Dia menambahkan bahwa Jepang akan melakukan yang terbaik untuk memastikan keselamatan warga negara Jepang dan perusahaan yang masih berada di Rusia jika terjadi pembalasan.

Eropa dan Amerika Serikat juga telah meningkatkan sanksi terhadap Rusia, termasuk pembatasan impor batu bara, menyusul terungkapnya kekejaman yang mengerikan terhadap warga sipil di kota-kota Ukraina.

Kishida mengatakan sanksi tambahan itu sejalan dengan kesepakatan oleh negara-negara industri Kelompok Tujuh.

Baca Juga: Australia Akan Siap Arahkan Banyak Rudal ke China

Pengurangan impor bahan bakar fosil dari Rusia merupakan pilihan yang sulit bagi Jepang yang miskin sumber daya, yang kebutuhan hidrokarbonnya mencapai sekitar setengah dari total bauran energinya. 

Keputusan itu bisa berarti pergeseran kebijakan energi Jepang ke arah yang lebih terbarukan dan tenaga nuklir.

Rusia menyumbang sekitar 11% dari impor batu bara Jepang dan juga termasuk di antara pengekspor utama gas alam cair dan minyak, menurut data pemerintah.

Kishida mengatakan batubara Rusia digunakan di seluruh industri, mulai dari perusahaan utilitas hingga produsen semen dan baja. 

“Kami harus menilai dampaknya terlebih dahulu, dan akan mengambil langkah-langkah menuju larangan batubara Rusia dengan mengamankan alternatif,” kata Kishida.

Langkah-langkah yang disepakati oleh para pemimpin G-7 termasuk penghapusan atau pelarangan impor batubara dan minyak Rusia. Menteri Perdagangan Koichi Hagiuda mengatakan Jepang berencana untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan energinya pada Rusia sambil mencari cara untuk mengurangi beban perusahaan Jepang.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kim Jong Un Sakit Keras, Disebut Tak Bisa Berbaring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X