Pesawat Y-20 China Mendarat di Beograd Bawa Sistem Rudal Darat HQ-22 untuk Militer Serbia

- Senin, 11 April 2022 | 05:56 WIB
Sebuah pesawat angkut Y-20 dari Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) ditampilkan selama Pameran Penerbangan dan Antariksa Internasional Tiongkok ke-12, juga dikenal sebagai Pertunjukan Udara Tiongkok di kota Zhuhai, Tiongkok selatan, 6 November 2018. (AP File Foto)
Sebuah pesawat angkut Y-20 dari Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) ditampilkan selama Pameran Penerbangan dan Antariksa Internasional Tiongkok ke-12, juga dikenal sebagai Pertunjukan Udara Tiongkok di kota Zhuhai, Tiongkok selatan, 6 November 2018. (AP File Foto)

HARIANHALUAN.COM - Serbia menerima sejumlah sistem anti-pesawat canggih China dalam operasi semi-rahasia akhir pekan ini.

Negara-negara Barat khawatir penumpukan senjata di Balkan dapat menimbulkan ancaman bagi perdamaian regional karena perang berkelanjutan Rusia-Ukraina.

Pakar media dan militer mengatakan hari Minggu bahwa enam pesawat angkut Angkatan Udara China Y-20 mendarat di bandara sipil Beograd Sabtu pagi, dilaporkan membawa sistem rudal darat-ke-udara HQ-22 untuk militer Serbia.

Baca Juga: Australia Akan Siap Arahkan Banyak Rudal ke China

Pesawat kargo China dengan tanda militer difoto di bandara Nikola Tesla di Beograd. Kementerian pertahanan Serbia tidak segera menanggapi permintaan komentar dari The Associated Press (AP), sebagaimana dilansir dari Daily Sabah pada Senin (11/4/2022)

Pengiriman senjata di wilayah dua negara anggota NATO, Turki dan Bulgaria, dilihat oleh para ahli sebagai jangkauan global China yang berkembang.

“Penampilan Y-20 terbang secara massal sebagai lawan dari serangkaian penerbangan pesawat tunggal,” tulis majalah online The Warzone. 

Baca Juga: Fakta Nuklir Dibalik Ancaman Putin dan Analisa Kekuatan AS, NATO Hingga China

“Kehadiran Y-20 di Eropa dalam jumlah berapa pun juga masih merupakan perkembangan yang cukup baru.”

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kim Jong Un Sakit Keras, Disebut Tak Bisa Berbaring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X