CIA Sebut Tidak Ada Bukti Rusia akan Gunakan Senjata Nuklir di Ukraina

- Minggu, 8 Mei 2022 | 11:53 WIB
Tentara Rusia.
Tentara Rusia.

HARIAN HALUAN- Direktur badan intelijen Amerika Serikat (AS) menyebutkan CIA dan badan-badan intelijen Barat lainnya tidak melihat tanda-tanda bahwa Rusia akan gunakan nuklir untuk menyerang Ukraina.

Sebelumnya, Rusia telah menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi tak lama setelah meluncurkan invasi pada 24 Februari 2022 lalu.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat ancaman terselubung yang mengisyaratkan kesediaan untuk menggunakan senjata nuklir taktis Rusia jika Barat secara langsung campur tangan dalam konflik Ukraina.

Baca Juga: Undang Pakar Ekonomi, DPD RI Bahas Ekonomi Pemerataan yang Menyejahterakan

“Kami tidak melihat, sebagai komunitas intelijen, bukti praktis pada titik perencanaan Rusia untuk penyebaran atau bahkan potensi penggunaan senjata nuklir taktis,” kata Direktur CIA Bill Burns yang dikutip dari Sindonews.com, 8 Mei 2022.

“Mengingat jenis goncangan tajam yang kami dengar dari para pemimpin Rusia, kami tidak bisa menganggap enteng kemungkinan itu,” tambahnya.

Baca Juga: AC Milan Siap Saingi Arsenal dalam Perburuan Raheem Sterling

“Jadi kami tetap fokus dengan sangat tajam sebagai dinas intelijen pada kemungkinan-kemungkinan itu pada saat taruhannya sangat tinggi bagi Rusia,” lanjutnya.

Namun, Burns tidak memberikan penilaian apa pun tentang situasi medan perang saat ini di Ukraina atau memprediksi bagaimana perang akan berakhir.

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

Alamak... China Dihajar Resesi Seks, Kok Bisa?

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:32 WIB

Kim Jong Un Sakit Keras, Disebut Tak Bisa Berbaring

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X