Pemimpin Al-Qaeda Salahkan AS atas Invasi Rusia di Ukraina: Amerika Lemah

- Minggu, 8 Mei 2022 | 13:25 WIB
Pemimpin Al-Qaeda, Ayman al-Zawahri
Pemimpin Al-Qaeda, Ayman al-Zawahri

HARIAN HALUAN- Pemimpin Al-Qaeda, Ayman al-Zawahri mengatakan kelemahan Amerika Serikat (AS) merupakan alasan mengapa Ukraina menjadi 'mangsa' Rusia.

Hal ini diungkapkannya dalam sebuah rekaman video di tengah peringatan 11 tahun kematian pendahulunya Osama bin Laden.

Video itu diunggah oleh kelompok Intelijen SITE, yang memantau aktivitas militan. Pemimpin Al-Qaeda itu tampak duduk di meja dengan buku dan pistol.

Baca Juga: Bangun Marawa Beach Club, Raffi Ahmad : Masyarakat Sumatera Barat Semakin Modern

Melalui video tersebut, ia menyebutkan AS berada dalam keadaan lemah dan menurun akibat dampak perang di Irak dan Afghanistan yang diluncurkan setelah serangan teroris 9/11.

"Di sini [AS] setelah kekalahannya di Irak dan Afghanistan, setelah bencana ekonomi yang disebabkan oleh invasi 9/11, setelah pandemi Covid-19, dan setelah meninggalkan sekutunya Ukraina sebagai mangsa Rusia,” katanya, dikutip dari Al Arabiya melalui Pikiran-rakyat.com, Minggu, 8 Mei 2022.

Baca Juga: Kasus Pria Injak AlQur'an di Sukabumi, MUI Minta Kepolisian Usut Tuntas dan Berikan Hukuman Tegas

Hingga saat ini keberadaan al-Zahrawi tidak diketahui. Ia menjadi buronan FBI dengan hadiah 25 juta dolar AS jika mengetahui lokasi pemimpin Al-Qaeda itu.

Pada April 2022 lalu, Ayman al-Zawahiri juga muncul dalam sebuah video dan pujian terhadap seorang wanita Muslim India yang menentang larangan jilbab.

Baca Juga: Media Rusia Tuding Ukraina Gunakan Ilmu Hitam Selama Perang

Kemunculan video pada bulan April tersebut menjadi bukti bahwa al-Zawahri masih hidup. Sebelumnya sempat dirumorkan pemimpin Al-Qaeda itu sudah tewas.

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

X