Wartawan Makin Diserang!! Pembunuhan Jurnalis Wanita di Palestina, AS Harus Selidiki

- Kamis, 12 Mei 2022 | 11:21 WIB
Pelayat Palestina membawa mayat jurnalis yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari kantor Al Jazeera setelah teman dan rekannya memberikan penghormatan, di kota Ramallah Tepi Barat yang diduduki (Nasser Nasser/AP Foto)
Pelayat Palestina membawa mayat jurnalis yang terbunuh Shireen Abu Akleh keluar dari kantor Al Jazeera setelah teman dan rekannya memberikan penghormatan, di kota Ramallah Tepi Barat yang diduduki (Nasser Nasser/AP Foto)

HARIAN HALUAN - Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) Rashida Tlaib meminta pemerintah Amerika untuk menyelidiki pembunuhan Shireen Abu Akleh.

Menurutnya bahwa Washington tidak boleh mengizinkan orang yang sama melakukan kejahatan perang untuk melakukan penyelidikan yang merujuk pada Israel.

“Kita perlu menyelidiki, diri kita sendiri, pembunuhan warga negara Amerika. Seseorang yang ada di luar sana menjadi penjaga kebenaran dan melakukan pekerjaannya dibunuh oleh pemerintahan apartheid," kata Tlaib dikutip dari Al Jazeera, Kamis 12 Mei 2022.

Shireen Abu Akleh, seorang jurnalis veteran Palestina Al Jazeera, ditembak di wajahnya oleh pasukan Israel selama serangan ke kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat yang diduduki (Al Jazeera)

Baca Juga: Kejam!! Israel Tembak dan Bunuh Jurnalis Wanita di Tepi Barat Ketika Meliput

Sementara, Asosiasi Jurnalis Arab dan Timur Tengah memberikan penghormatan kepada Shireen Abu Akleh.

Asosiasi Jurnalis Arab dan Timur Tengah (Ameja) telah menyerukan "penyelidikan transparan dan independen atas tindakan yang menyebabkan pembunuhan Abu Akleh, menekankan bahwa para pelaku penembakan harus dimintai pertanggungjawaban.

"Wartawan di seluruh dunia semakin diserang," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Menlu Rusia Sebut Adolf Hitler Berdarah Yahudi, Israel Marah Besar

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X