Palestina Tolak Investigasi Gabungan Terkait Tewasnya Jurnalis Al Jazeera: Israel Bertanggung Jawab Penuh!

- Kamis, 12 Mei 2022 | 22:54 WIB
Jurnalis Aljazeera tewas ditembak israel /Al Jazeera/
Jurnalis Aljazeera tewas ditembak israel /Al Jazeera/

HARIAN HALUAN- Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa otoritas Israel  "bertanggung jawab penuh" atas tewasnya jurnalis veteran media Al Jazeera, Shireen Abu Aklek saat meliput serangan Israel di Tepi Barat.

Mahmound Abbas dengan tegas menolak seruan yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) untuk melakukan penyelidikan bersama atas kematian sang wartawati berusia 51 tahun itu.

"Kami tidak sudi melakukan investigasi gabungan dengan otoritas pendudukan Israel sebab mereka melakukan kejahatan dan karena kami tidak percaya pada mereka," kata Abbas saat upacara resmi untuk mengenang Abu Akleh di Ramallah, dilansir dari Antara, Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga: Perbedaan Pahlawan Nasional, Pahlawan Kebangkitan Nasional dan Pahlawan Revolusi Beserta Contoh Pahlawan

Diketahui, Shireen Abu Aklek tewas ditembak mati oleh tentara Israel dalam serangan Israel di Tepi Barat, pada Rabu 11 Mei 2022.

Shireen Abu Akleh dilaporkan tewas tertembak, meski sudah mengenakan rompi pers yang dengan jelas menandainya sebagai seorang jurnalis saat meliput di kota Jenin.

Menurut seorang pejabat Palestina kepada Reuters Shireen Abu Akleh telah “dibunuh” oleh pasukan Israel saat tengah meliput penggerebekan di kawasan Jenin di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel.

Sementara itu, saluran media Al Jazeera yang berbasis di Qatar menyebutnya sebagai 'pembunuhan berdarah dingin'. Pihak Al Jazeera menuduh pasukan Israel telah secara sengaja menembak Abu Aqleh di kepala saat terjadi kerusuhan di kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat itu, demikian dilansir AFP, Kamis 12 Mei 2022.

 

Halaman:

Editor: Juni Fitra Yenti

Tags

Terkini

X