Gegara Hal Ini, Belanda Larang Siswa Pakai Google Chrome

- Minggu, 31 Juli 2022 | 12:34 WIB
Ilustrasi browser Google Chrome (Gorajuara/Canva)
Ilustrasi browser Google Chrome (Gorajuara/Canva)

HARIANHALUAN - Pemerintah Belanda diketahui telah memutuskan untuk melarang penggunaan browser Google Chrome dan sistem operasi Chrome OS di sekolah.

Hal tersebut disebabkan karena Google dituding telah melakukan pelanggaran terkait privasi data siswa di negaranya.

Baca Juga: Awas! Lebih dari 2 Miliar Pengguna Google Chrome Terancam 'Dirampok' Hacker

Seperti dilansir dari Indozone.id, Minggu, 31 Juli 2022, pihak berwenang di Belanda kini telah membuat keputusan agar sekolah membatasi pemakaian Google Chrome dan Chrome OS.

Larangan tersebut pun akan diberlakukan sampai setidaknya paruh kedua 2023 mendatang. Kini sekolah pun harus menggunakan browser alternatif selain Google Chrome untuk proses pembelajaran.

Baca Juga: Ingin Melihat Password yang Tersimpan di Google Chrome? Cek dengan Cara Ini

Selain karena adanya dugaan pelanggaran data yang dilakukan, pemerintah Belanda juga menyebut bahwa Google tidak transparan tentang lokasi penyimpanan data di browser dan sistem operasi buatannya.

Menanggapi hal tersebut, Google pun dikabarkan setuju untuk merilis versi baru dari Chrome dan Chrome OS yang lebih transparan dan kompatibel dengan Undang-Undang di sejumlah negara.

Versi baru tersebut rencananya baru akan dirilis pada 2023 mendatang. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bos Pfizer Kena Covid-19 Lagi, Ini yang Kedua Kalinya

Minggu, 25 September 2022 | 17:21 WIB

Pangeran Arab Dikecam karena Melayat Ratu Elizabeth II

Senin, 19 September 2022 | 06:36 WIB

FAO Dukung Indonesia Kembangkan Budidaya Berkelanjutan

Selasa, 6 September 2022 | 20:32 WIB

Kejutan, Liz Truss Wanita ketiga Menjadi PM Inggris

Senin, 5 September 2022 | 22:47 WIB
X