Tak Biasa! Begini Cara China 'Pancing' Curah Hujan untuk Atasi Kekeringan Parah

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:15 WIB
Ilustrasi Kekeringan (Pixabay.com/_Marion)
Ilustrasi Kekeringan (Pixabay.com/_Marion)

HARIAN HALUAN - Pihak berwenang China berusaha untuk memicu curah hujan di beberapa bagian China tengah dan barat daya di tengah kekeringan parah dan gelombang panas yang memecahkan rekor.

Sungai Yangtze - jalur air terpanjang di Asia - sekarang mencapai rekor terendah. Di beberapa bagian, curah hujan kurang dari setengah dari biasanya.

Dikutip BBC, para pejabat mengatakan reservoir tenaga air saat ini turun sebanyak setengahnya.

Baca Juga: Waspada Dampak Ekonomi Akibat Konflik China-Taiwan

Pusat Iklim Nasional mengatakan gelombang panas selama dua bulan adalah rekor terpanjang di China.

Provinsi di sekitar sungai Yangtze yang dilanda kekeringan telah beralih ke operasi penyemaian awan untuk memerangi kurangnya hujan. Menurut media lokal Hubei dan sejumlah provinsi lain meluncurkan roket yang membawa bahan kimia ke langit.

Tetapi kurangnya tutupan awan telah menghentikan upaya di beberapa daerah yang berusaha melakukan hal yang sama.

Baca Juga: China Marah Besar! Siapkan Jet Tempur dan Rudal Saat Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan

Sementara itu, suhu di seluruh Sichuan dan provinsi tetangga telah melebihi 40C (104 F).

Pada saat yang sama, lonjakan permintaan untuk AC telah menempatkan perusahaan listrik di bawah tekanan yang ekstrim.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

Bos Pfizer Kena Covid-19 Lagi, Ini yang Kedua Kalinya

Minggu, 25 September 2022 | 17:21 WIB

Pangeran Arab Dikecam karena Melayat Ratu Elizabeth II

Senin, 19 September 2022 | 06:36 WIB

FAO Dukung Indonesia Kembangkan Budidaya Berkelanjutan

Selasa, 6 September 2022 | 20:32 WIB
X