Kenalan dengan Sarah Gilbert, Pembuat Vaksin Covid Dunia yang Viral

Rahma Nurjana
- Senin, 19 Juli 2021 | 12:58 WIB

 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Salah satu ilmuwan yang menemukan formula vaksin corona adalah Profesor Sarah Gilbert. Memang dibanding ilmuwan yang lain, selama ini namanya tak terlalu terdengar.

Namun, profesor Universitas Oxford itu baru-baru ini viral lantaran videonya yang menghadiri ajang Wimbledon 2021 dalam pertandingan Novak Djokovic melawan Jack Draper.

Dalam kesempatan itu, para penonton memberikan standing ovation kepadanya. Bukan hanya karena fakta ia membantu menciptakan vaksin virus corona tapi juga karena rasa kemanusiaannya yang tinggi soal hak paten vaksin.

Mengutip CNBC Indonesia, Profesor Sarah Catherine Gilbert merupakan seorang ahli vaksinologi dari Jenner Insttute & Nuffield Department of Clinical Medicine, Universitas Oxford. Dalam pengembangan vaksin corona, ia menjadi salah satu formulator vaksin Covid-19 dari Oxford dan AstraZeneca.

Ia berasal dari Northamptonshire, Inggris dan lahir di kota yang sama pada April 1962. Ia meraih gelar sarjana ilmu biologi dari University of East Anglia.

Ia melanjutkan program doktoralnya dengan mengambil jurusan genetika dan biokimia di University of Hull. Sebelum pengembangan vaksin corona, Gilbert juga terlibat dalam pengembangan vaksin-vaksin sebelumnya.

Salah satu maha karya dalam dunia vaksin adalah vaksin malaria dan influenza. Selain itu, ia juga saat ini aktif mengembangkan vaksin Ebola.

Dalam pengembangan vaksin corona, ia mengaku pada awalnya mengetahui bahwa ada empat orang yang menderita pneumonia di China pada malam tahun baru 2020. Tak lama kemudian ia langsung mengembangkan vaksin setelah menerima susunan patogen virus baru yang dikenal sebagai Covid-19.

Pada 30 Desember 2020, vaksin Covid-19 Oxford- AstraZeneca yang ia kembangkan bersama dengan Oxford Vaccine Group telah mendapat persetujuan untuk digunakan di Inggris. Kini, dengan persetujuan darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), AstraZeneca menjadi salah satu vaksin yang paling banyak digunakan di dunia.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Ngeri! Covid Eropa Melonjak, WHO Beri Warning

Rabu, 24 November 2021 | 08:09 WIB

WHO Ingatkan Lonjakan Kasus Covid-19 di Eropa

Senin, 22 November 2021 | 17:05 WIB
X