Wah, Diduga Israel Menyadap Ponsel Presiden Prancis

- Rabu, 21 Juli 2021 | 05:21 WIB
 Presiden Prancis Emmanuel Macron (Twitter)
Presiden Prancis Emmanuel Macron (Twitter)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Perangkat lunak pengintai buatan Kelompok NSO yang berbasis di Israel diduga menyusupi ponsel milik Presiden Prancis Emmanuel Macron dan 15 anggota parlemen Prancis.

Baca Juga: Covid-19 Mengamuk, Dua Negara Bagian Australia Perpanjang Lockdown

Melansir Associated Press pada Rabu (21/7/2021) seperti dilansir KompasTv, Kejaksaan Prancis tengah menyelidiki penggunaan spyware Pegasus secara meluas yang menyasar para jurnalis, aktivis hak asasi manusia (HAM) dan politisi di sejumlah negara.

Harian Prancis Le Monde melaporkan bahwa nomor ponsel Macron dan sejumlah anggota parlemen pemerintahan Prancis teridentifikasi di antara ribuan nomor yang diduga diseleksi oleh klien-klien NSO untuk disusupi.

Menurut Le Monde, dalam kasus ini, klien NSO itu merupakan dinas keamanan Maroko yang tak diidentifikasi.

Le Monde menjadi bagian dari konsorsium media global yang mengidentifikasi target dari sebuah daftar yang memuat lebih dari 50.000 nomor ponsel yang diperoleh oleh Forbiden Stories – organisasi jurnalis nirlaba yang berbasis di Paris – dan kelompok HAM Amnesty International.

Daftar ini kemudian dibagikan pada 16 organisasi pemberitaan.

Para anggota konsorsium menyatakan, mereka dapat mengaitkan lebih dari 1.000 nomor di daftar itu dengan para individu, termasuk lebih dari 600 politisi dan pejabat pemerintahan, serta 189 jurnalis.

Di antara sejumlah nomor dalam daftar itu, beberapa di antaranya merupakan nomor ponsel jurnalis dan politisi di Prancis.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: KompasTv

Terkini

PBB Keluarkan Peringan, Bumi Memasuki Fase Kritis!

Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:05 WIB

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antar BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB
X