Berani Coba? Secangkir Kopi Harga Rp 724 Ribu Dibuat dari Kotoran Gajah

- Minggu, 25 Juli 2021 | 02:45 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bagaimana jika secangkir kopi senilai USD 50 (Rp 724 ribu) dibuat dari kotoran gajah? Apakah Anda berani untuk mencobanya?

Melansir dari Times of India, Sabtu (24/7/2021), kopi kotoran gajah menjadi kopi terlangka dan termahal di dunia. Anda harus mengeluarkan uang sebesar USD 2.000 (Rp 29 juta) untuk satu kg kopi.

Kopi ini diproduksi oleh Black Ivory Coffee Company Ltd, di Provinsi Surin, Thailand. Saat ini, kopi sudah dijual di hotel bintang lima tertentu.

Proses ekstraksi menjadi penyebab tingginya harga kopi karena difermentasi secara alami oleh gajah. Biji kopi yang masih mentah dipilih oleh penduduk desa. Kemudian, biji kopi tersebut dijemur dan disiapkan ke dalam makanan gajah dengan campuran nasi, pisang, dan air buah.

Setelah 15-17 jam dari waktu terakhir gajah menghabiskan makanannya, mereka akan buang air besar. Biji kopi yang difermentasi akan diekstraksi, dibersihkan, dan diproses secara manual.

Menurut Golden Triangle Asian Elephant Foundation di Chiang Saen, gajah yang melakukan fermentasi pada kopi dan mengonsumsi campuran makanan khusus tidak berdampak negatif pada kesehatannya.

Tidak dapat dimungkiri bahwa menikmati kopi kotoran gajah mungkin akan terdengar menjijikan. Namun, bagi para pecinta kopi yang sudah mencobanya menganggap kopi tersebut memiliki rasa yang khas seperti kacang panggang dengan campuran cokelat.

Harga yang ditawarkan dianggap sepadan dengan cita rasa kopi.

Produksi kopi Indonesia tahun 2020 angka sementara 753.491 ton dari luas areal 1.242.748 ha dengan produktivitas 806 kg/ha. Tahun 2019 angka tetap produksi 752.511 ton dengan luas areal 1.245.358 ha dan produktivitas 803 kg/ha.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian Dedi Junaedi menyatakan, produksi kopi Indonesia 72 persen robusta, 27 persen arabika dan 1 persen liberika. Volume ekspor tahun 2020 mencapai 379.354 ton dengan nilai USD821.937.000 sedang impor volume 15.693 ton nilai USD36.365.545.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Liputan6.com

Terkini

Asal Mula Peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Rabu, 22 September 2021 | 07:53 WIB

4 Orang Kaya Dunia Ini Tak Mau Wariskan Harta Pada Anak

Senin, 20 September 2021 | 20:00 WIB

Manny Pacquiao Calon Presiden Philipina

Senin, 20 September 2021 | 00:01 WIB

Afghanistan Lagi-lagi Dibom, 7 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 19 September 2021 | 08:30 WIB

Kopi Nusantara Tarik Perhatian Pelaku Usaha di Turki

Sabtu, 18 September 2021 | 23:26 WIB
X