Sebanyak 17 Orang Meninggal Dunia dalam Aksi Protes Kematian Mahsa Amini di Iran

- Jumat, 23 September 2022 | 14:39 WIB
Bendera Iran (Ruswanti)
Bendera Iran (Ruswanti)

Jakarta, HarianHaluan.com – Aksi massa memprotes kematian perempuan Iran Mahsa Amini di Iran digelar secara masif selama 6 malam berturut-turut.

Dikabarkan, aksi massa ini bahkan menimbulkan sejumlah korban jiwa. Tercatat, hingga tadi malam 17 orang dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian aksi protes ini.

"Tujuh belas orang, termasuk demonstran dan polisi, telah kehilangan nyawa mereka dalam peristiwa beberapa hari terakhir," televisi pemerintah melaporkan tanpa memberikan rincian, seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Rudal Siluman Iran Hantam Kurdi, Garda Revolusi: Jangan Jadi Alat Zionis

Kantor berita Reuters mengumumkan bahwa jumlah korban resmi sebelumnya adalah 7 pengunjuk rasa dan 4 anggota pasukan keamanan tewas.

Sementara, kantor berita Iran melaporkan 3 paramiliter yang dikerahkan untuk menghadapi para perusuh ditembak mati atau ditikam di kota Tabriz, di provinsi Azerbaijan Timur, Qazvin, di provinsi dengan nama yang sama, dan Mashhad, di provinsi Razavi Khorasan.

Menanggapi hal ini, Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan bahwa "tindakan kekacauan" tidak dapat diterima.

Disela pelaksanaan sidang Umum PBB, Raisi menambahkan bahwa dia telah memerintahkan penyelidikan atas kasus Mahsa Amini yang meninggal pekan lalu setelah ditangkap karena mengenakan "pakaian tidak pantas".

"Ada kebebasan berekspresi di Iran, tetapi tindakan kekacauan tidak dapat diterima," kata Raisi, yang menghadapi protes terbesar di Republik Islam itu sejak 2019.

Halaman:

Editor: Alfitra Akbar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Tema Hari AIDS Sedunia 1 Desember 2022

Rabu, 30 November 2022 | 18:37 WIB

Tak Gentar! Qatar Tetap Larang LGBT dan Bir

Sabtu, 26 November 2022 | 14:08 WIB
X