Berhati Mulia, Perempuan Israel Ini Donorkan Ginjalnya untuk Bocah Palestina

- Kamis, 29 Juli 2021 | 11:55 WIB
Perempuan Israel ini mendonorkan ginjalnya pada bocah Palestina yang tinggal di Jalur Gaza  ((Foto : AP/VoA))
Perempuan Israel ini mendonorkan ginjalnya pada bocah Palestina yang tinggal di Jalur Gaza ((Foto : AP/VoA))


HARIANHALUAN.COM - Idit Harel Segal baru saja menginjak usia 50 tahun, dan sebuah gagasan muncul dibenaknya. Ia tidak menginginkan hadiah tapi justru memberi hadiah. Hadiahnya adalah menyumbangkan salah satu ginjalnya kepada seseorang yang tidak dikenalnya, dan bahkan bila orang itu adalah warga Palestina.

Baca Juga: Januari Hingga Juli 2021, Tercatat Ada 12 Kasus DPB di Kota Pariaman

Guru taman kanak-kanak di Israel Utara ini mengaku bangga sebagai warga negara Israel. Namun, ia juga mengaku tak sungkan menawarkan bantuan ke keluarga Palestina. Baginya perbedaan agama bukanlah persoalan yang menghalanginya untuk berbuat kebajikan,

Niatnya ini didorong oleh kenangan mendiang kakeknya, seorang penyintas holokos, yang mengingatkannya untuk menjalani hidup yang bermakna, dan oleh tradisi Yahudi, yang menyatakan bahwa tidak ada tugas yang lebih mulia daripada menyelamatkan nyawa.

Singkat kata, Segal menghubungi sebuah organisasi yang menghubungkan donor dan penerima. Setelah proses yang memakan waktu hampir sembilan bulan, organisasi itu menemukan calon penerima, yakni seorang bocah laki-laki Palestina berusia tiga tahun yang bermukim di Jalur Gaza.

Baca Juga: Ahli Virologi Udayana Bali Sebut Dua Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Kenal Virus

Sebelum memberikan ginjalnya, Idit menyempatkan diri untuk menulis sebuah surat untuk bocah tersebut dalam bahasa Ibrani, yang kemudian diterjemahkan temannya ke bahasa Arab sehingga dapat dimengerti anak dan keluarga bocah itu. Isi surat itu dibacakan Idit dalam bahasa Inggris ke kantor berita Associated Press.

“Sayang, nama saya Idit, kamu tidak mengenal saya, kamu tidak mengerti bahasa saya, dan saya tidak mengerti bahasamu. Kamu tidak mengenal saya, tetapi kita akan segera menjadi sangat dekat karena ginjal saya akan berada di tubuh kamu. Saya benar-benar berharap bahwa operasi ini akan berhasil dan kamu akan hidup lama dan menjalani hidup yang sehat dan bermakna,“ tuturnya.

Idit merahasiakan nama keluarga bocah itu, karena sensitifnya isu yang melibatkan interaksi keluarga Israel dan keluarga Palestina. Ia bahkan merahasiakan asal usul bocah itu dari keluarganya selama berbulan-bulan.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

Asal Mula Peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Rabu, 22 September 2021 | 07:53 WIB

4 Orang Kaya Dunia Ini Tak Mau Wariskan Harta Pada Anak

Senin, 20 September 2021 | 20:00 WIB

Manny Pacquiao Calon Presiden Philipina

Senin, 20 September 2021 | 00:01 WIB

Afghanistan Lagi-lagi Dibom, 7 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 19 September 2021 | 08:30 WIB

Kopi Nusantara Tarik Perhatian Pelaku Usaha di Turki

Sabtu, 18 September 2021 | 23:26 WIB

Mantan Pesepak Bola Dunia Pele Kembali Dilarikan ke ICU

Sabtu, 18 September 2021 | 11:10 WIB
X