Dunia Cemas, Varian Delta Lebih Mematikan dan Menular

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 07:57 WIB
Jaga jarak saat berjemur di New York (Foto: AP)
Jaga jarak saat berjemur di New York (Foto: AP)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Setelah varian Delta jadi ancaman serius karena sangat menular, perang melawan virus Covid-19 kini berubah. Bahkan Pusat Pengendalian Penyakit AS (Centers for Disease Control/CDC), menekankan untuk vaksin wajib untuk petugas kesehatan dan kembali menggunakan masker.

Seperti dikutip dari Reuters, sebuah dokumen internal CDC mengatakan varian Delta, yang pertama kali terdeteksi di India dan menyerang seluruh dunia, sama menularnya dengan cacar air dan jauh lebih menular daripada flu biasa atau flu.

Ini dapat ditularkan bahkan oleh orang yang divaksinasi, dan dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius daripada jenis virus corona sebelumnya

Dokumen berjudul "Improving communications around vaccine breakthrough and vaccine effectiveness", mengatakan varian tersebut memerlukan pendekatan baru untuk membantu masyarakat memahami bahayanya. Dimana dijelaskan dalam dokumen tersebut orang tidak divaksin punya peluang terinfeksi lebih besar 10 kali dibanding mereka yang sudah divaksin, dan mengalami sakit yang lebih parah, bahkan meninggal dunia.

"Pernyataan perang telah berubah," tulis dokumen tersebut. "Tingkatkan komunikasi seputar risiko individu di antara yang divaksinasi."

Langkah-langkah pencegahan yang direkomendasikan termasuk membuat vaksin wajib bagi para profesional perawatan kesehatan untuk melindungi yang rentan dan kembali ke pemakaian masker wajah secara universal.

CDC mengkonfirmasi keaslian dokumen tersebut, yang pertama kali dilaporkan oleh Washington Post.

Sementara orang yang divaksinasi lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi, begitu mereka tertular "infeksi terobosan" dari Delta - tidak seperti kasus dengan varian sebelumnya - mereka sekarang mungkin sama mungkinnya dengan yang tidak divaksinasi untuk menularkan penyakit kepada orang lain.

"Viral load yang tinggi menunjukkan peningkatan risiko penularan dan menimbulkan kekhawatiran bahwa, tidak seperti varian lain, orang yang divaksinasi yang terinfeksi Delta dapat menularkan virus," kata kepala CDC Rochelle Walensky dalam sebuah pernyataan, dilansir dariCNBC Indonesia.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Kepala Sekolah Ini Dipenjara 10 Hari karena Ludahi Guru

Senin, 27 September 2021 | 10:50 WIB

Waspada! WHO Identifikasi Varian Baru Covid-19 R.1

Minggu, 26 September 2021 | 08:27 WIB

Ngeri! Taliban Gantung Mayat Laki-laki di Pusat Kota

Minggu, 26 September 2021 | 06:45 WIB

Asal Mula Peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Rabu, 22 September 2021 | 07:53 WIB

4 Orang Kaya Dunia Ini Tak Mau Wariskan Harta Pada Anak

Senin, 20 September 2021 | 20:00 WIB
X