Presiden AS Tak Mau Disalahkan Terkait Kekacauan Afghanistan

Heldi Satria
- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 10:10 WIB
Joe Biden
Joe Biden


HARIANHALUAN.COM - Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden menarik pasukan militer AS dari Afghanistan diduga menjadi alasan kuat Taliban bangkit dan menimbulkan kekacauan. Namun Biden menolak untuk disalahkan.

Mengutip Reuters, Sabtu (21/8/2021) Biden menegaskan bahwa keputusannya menarik seluruh pasukannya dari Afghanistan adalah untuk menghentikan peperangan. Ia mengaku ikut terkejut dengan serangan mendadak dari Taliban yang begitu cepat mengambil alih Afghanistan.

Baca Juga: Wilayah DKI Diramalkan Tenggelam 10 Tahun ke Depan?

Strategi ini didasarkan pada jajak pendapat internal dan publik yang menunjukkan penarikan Afghanistan sejauh ini merupakan keputusan paling tepat yang telah ia dibuat, meskipun masalah itu tidak sentral bagi sebagian besar pemilih.

"Opini publik sangat jelas bahwa orang Amerika ingin keluar dari perang yang sedang berlangsung dan tidak ingin masuk kembali. Itu benar hari ini dan itu akan menjadi kenyataan dalam enam bulan. Ini bukan tentang tidak peduli atau berempati tentang apa yang terjadi di sana, tetapi mengkhawatirkan apa yang terjadi di Amerika," kata salah satu sekutu Biden dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (21/8).

Tak pelak, hal ini menyebabkan Biden harus menghadapi hujanan kritik lantaran keputusannya untuk menarik pasukan dari Afghanistan. Ia juga telah menghadapi kritik bahkan dari beberapa rekan dari Demokrat karena penanganannya terhadap masalah ini.

Namun para pejabat Gedung Putih yakin kengerian Amerika muncul setelah melihat kekacauan di Kabul yang terjadi di bandara Kabul. Ribuan warga Afghanistan yang berputus asa berlomba-lomba untuk meninggalkan negara itu di tengah Taliban yang kian gencar menguasai pemerintahan.

Para warga Afghanistan yang takut dibunuh oleh Taliban akan berubah menjadi dukungan bagi keputusan Presiden Joe Biden untuk menarik pasukan dari negara setelah 20 tahun berperang melawan Taliban.

Mereka berharap kisah Afghanistan surut dari berita utama, dan digantikan oleh berita melonjaknya kasus Covid-19, pemulihan ekonomi dan masalah lainnya, kata orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

China Ciptakan Bulan Buatan, untuk Apa?

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Wanita Suku Miao Punya Tradisi Unik Hias Rambut

Selasa, 11 Januari 2022 | 23:28 WIB
X