Kenali Empat Risiko Keamanan Internet yang Bisa Mengancam Anak

- Rabu, 15 September 2021 | 23:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

 

HARIANHALUAN.COM - Perkembangan teknologi yang begitu pesat ternyata bisa menimbulkan risiko pada anak. Misalnya terjebak dalam ancaman kejahatan digital.

Dikatakan Marketing Manager Digital App Josephine Brigthnessa, setidaknya ada empat risiko keamanan internet untuk anak dan remaja di bawah umur. Hal itu ia paparkan dalam acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Waropen, Papua, Rabu (15/9/2021).

Risiko pertama, kata Josephine, adalah content risk.
"Misal saat mencari tugas sekolah, tiba-tiba mereka menemukan konten yang tidak nyaman dilihat, yang bisa ditemukn secara tidak sengaja. Misal berita kekerasan yang penuh darah atau situs dewasa atau berita palsu yang membuat orangtua perlu waspada," kata Josephine.

Orangtua bisa meminimalisir risiko tersebut dengan cara menggunakan mode keluarga di akun-akun media sosial, serta memastikan selalu mendampingi anak saat menggunakan internet.

"Orangtua juga bisa blokir situs dewasa dan situs porno agar tidak dilihat anak," tambahnya.

Baca Juga: Covid-19 Terus Bertambah, 39 Warga Agam Sembuh, 192 Pasien Masih Dirawat

Kedua, adalah risiko contact risk. Hal yang dimaksud contact risk adalah kemungkinan anak berhubungan dengan orang dewasa yang menyamar sebagai anak-anak secara online, atau orang dewasa yang membujuk remaja untuk bertemu mereka di kehidupan nyata, padahal ia adalah seorang penipu.

"Banyak yang menyamar sebagai anak bersahabat yang menipu secara online. Iti salah satu jenis contact risk penggunaan internet. Ini bisa dipicu karena gampangnya membuat media sosial."

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Begini Cara Mudah Melihat Kode QR WhatsApp

Sabtu, 25 September 2021 | 22:45 WIB

Kaya Vitamin C, Ini Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan

Sabtu, 25 September 2021 | 10:15 WIB

Lingkungan: Definisi, Fungsi, dan Manfaatnya

Jumat, 24 September 2021 | 23:34 WIB
X