Ingin Memberikan Yoghurt untuk Bayi? Sebelumnya, Simak Panduannya!

- Jumat, 17 September 2021 | 21:13 WIB
Panduan dalam Memberikan Yoghurt untuk Bayi (Ruswanti)
Panduan dalam Memberikan Yoghurt untuk Bayi (Ruswanti)

Yoghurt merupakan makanan probiotik yang kaya akan protein dan gizi lainnya yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Selain untuk orang dewasa, yoghurt juga dapat memberikan manfaat untuk bayi dan anak, lho, Bunda! Hal itu karena ternyata mereka juga membutuhkannya. Namun, Bunda perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memberikan yoghurt kepada bayi. Berikut panduan dalam memberikan yoghurt untuk bayi yang dilansir dari hellosehat.com yang dapat Bunda jadikan sebagai referensi.

Kapan Bunda dapat memberikan yoghurt kepada si Kecil?

Dilansir dari hellosehat.com, Bunda dapat memberikan yoghurt untuk si Kecil sejak ia berusia 6 bulan. Hal itu karena bayi sudah boleh memulai mengonsumsi makanan yang bertekstur lebih padat dari ASI pada usia tersebut. Makanan ini biasa disebut dengan makanan pendamping ASI atau MPASI. Mengingat yoghurt merupakan hasil olahan susu yang difermentasikan dan berbentuk kental. Akan tetapi, Bunda dapat memberikan yoghurt pada usia sekitar 9—10 bulan jika merasa was-was saat akan memberikannya.

Di sisi lain, Bunda juga perlu mempertimbangkan takaran saji yoghurt yang sesuai untuk usia di Kecil. Untuk bayi usia 8—12 bulan, Bunda dapat memberikan yoghurt sesuai dengan yang dianjurkan, yakni biasanya ¼ atau ½ cangkir. Selanjutnya, untuk bayi usia 12—24 bulan, Bunda dapat memberikannya lebih dari ½ cangkir yoghurt.

Bunda sudah tahu apa manfaat yoghurt untuk bayi?

Kandungan gizi dalam yoghurt dapat membantu memenuhi kebutuhan si Kecil, lho! Yoghurt memiliki kandungan probiotik dan protein di dalamnya, bahkan mudah untuk dicari. Kandungan probiotik dapat mendukung kerja sistem imun tubuh dalam menjaga sistem pencernaan dari serangan bakteri jahat yang dapat menyebabkan masalah pada pencernaan. Selain itu, kandungan laktosa dalam yoghurt lebih sedikit daripada dalam susu murni. Namun, Bunda juga harus memerhatikan apakah si Kecil alergi atau intoleransi terhadap laktosa atau susu sapi. Karenanya, Bunda dapat memeriksakannya ke dokter.

Eits, Bunda juga harus berhati-hati dalam memilih yoghurt untuk si Kecil!

Selain menjadi camilan yang sehat untuk bayi, yoghurt juga dapat menjadi junk food untuknya. Sejumlah merek yoghurt mengandung pewarna dan pemanis buatan, bahan pengental, dan sirup jagung fruktosa yang tinggi. Sebaiknya, Bunda menghindari yoghurt tersebut untuk diberikan kepada bayi.

Di samping itu, Bunda perlu memilih yoghurt yang asli dan memang mengandung probiotik sebagai bakteri baik yang dapat melancarkan sistem pencernaan. Bunda dapat membaca pada label kemasan untuk mengetahui informasinya saat akan membeli produk. Informasi bakteri aktif pada label produk dimaksudkan bahwa bakteri baik dalam yoghurt masih hidup dan belum hancur akibat proses pembuatan produk.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: hellosehat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Timbun Lemak di Perut

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Cara Gunakan WhatsApp Tanpa Internet, Perlu Dicoba

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:30 WIB

Cara Menghindari Ketergantungan Pada Makanan Manis

Rabu, 20 Oktober 2021 | 01:07 WIB

5 Langkah Mudah Membuat Hidung Mancung lewat Makeup

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:16 WIB

Kehadiran Restoran Fine Dining di Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:47 WIB

5 Langkah Mudah Membuat Mata Arabian Look

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:18 WIB

Terpopuler

X