Inilah Perbedaan Antara Cerpen dan Novel

- Sabtu, 18 September 2021 | 19:00 WIB
Ilustrasi menulis
Ilustrasi menulis

Berikut ini perbedaan cerpen dan novel yang patuh kamu ketahui:

1. Jumlah kata

Cerpen dan novel punya perbedaan yang cukup jauh dalam hal jumlah kata. Kisaran jumlah kata dalam cerpen maksimal 10.000 kata. Berbeda dengan cerpen, pada novel jumlah katanya lebih panjang. Jumlah kata dalam novel bisa mencapai 35.000 kata dan halaman novel bisa jadi hingga ratusan halaman.

Pembaca bisa menghabiskan cerpen sekali-dua kali duduk. Namun, pembaca bisa jadi harus menghabiskan waktu seharian penuh untuk novel. Sebenarnya, tidak ada prediksi khusus dalam membaca cerpen maupun novel, tapi semua bergantung pada jumlah kata karya sastra tersebut.

2. Alur atau plot

Alur dalam cerpen tentu berbeda dengan alur novel, karena adanya perbedaan jumlah kata karya sastra tersebut. Cerpen yang berjumlah kata lebih sedikit cenderung memaparkan alur yang sederhana, ruang yang tersedia pun terbatas, dan biasanya alur tampak jelas. Setelah memulai pengenalan, cerita akan mengarah ke konflik atau masalah. Selanjutnya, timbul solusi atau terjadi penyelesaian. Secara sederhana, alur cerpen adalah pengenalan-konflik-penyelesaian.

Sementara, novel berjumlah kata lebih panjang ketimbang cerpen. Sehingga, alur novel lebih rumit dan tidak tampak jelas. Alur novel terjadi secara dinamis, karena ruang dalam cerita novel lebih terbuka dan bisa beragam. Sebelum ke tahap penyelesaian, konflik dalam cerita novel bisa dibuat berulang. Hal tersebut pun menyesuaikan jumlah kata dalam novelnya.

3. Penokohan

Cerpen hanya memuat beberapa tokoh saja, tidak banyak yang ditampilkan. Tokoh yang paling difokuskan hanyalah tokoh utama, sedangkan tokoh lain hanya sebagai pendukung.

Sementara, novel memiliki banyak tokoh. Tokoh dalam novel pun memiliki perannya masing-masing meski ada yang berperan sebagai tokoh tambahan. Tokoh-tokoh tersebut melakukan bagiannya sendiri dari cerita novel dan bisa dibilang lebih kompleks ketimbang tokoh cerpen.

4. Perwatakan

Pada cerpen, watak yang paling sering difokuskan adalah tokoh utama saja. Selain itu, watak tokoh akan langsung dijelaskan pada awal cerita. Sehingga, pembaca bisa tahu bagaimana watak tokoh tersebut. Watak tokoh cerpen juga cukup sederhana, biasanya menggunakan watak hitam dan putih atau baik dan buruk.

Sementara, watak tokoh dalam novel tidak langsung dijelaskan. Pemaparan mengenai watak tokoh pun tidak dilakukan secara jelas, tapi melalui kejadian yang dialami tokoh tersebut. Meski novel memiliki banyak tokoh, setiap tokoh juga pasti akan dijelaskan. Watak tokoh dalam novel juga lebih rumit, dan tidak hanya berkaitan dengan perlakuan baik atau buruk. Misalnya, dalam novel tokohnya seorang pengidap bipolar yang tentu saja bisa berubah-ubah sesuai jalan cerita. 

5. Tema

Pada cerpen, tema yang diangkat cukup sederhana dan umum yang akan berpengaruh pada cerita. Karena tema sederhana itulah, cerita cerpen biasanya mudah ditebak. Sementara, tema novel lebih spesifik dan tidak diambil secara umum. Umpamanya, jika tema cerpen adalah pedesaan maka tema novel merupakan sebuah keluarga miskin di desa tersebut. Itulah yang membuktikan bahwa novel mengambil tema lebih mendalam ketimbang cerpen.

6. Konflik

Konflik yang disajikan dalam cerpen tidak bertele-tele, tapi secara langsung dan hanya satu-dua kali saja. Sementara, konflik dalam novel lebih rumit dan terjadi lebih dari satu-dua kali aja. Cerita novel pun memiliki bagian-bagian atau bab, masing-masing bab memiliki konflik sendiri. Maka dari itu, konflik yang terjadi di cerita novel lebih kompleks.

7. Latar

Pada cerpen, latar tempat, waktu, dan suasana tidak banyak digunakan. Setidaknya, hanya ada 10 latar dalam cerpen. Sementara, novel menyajikan lebih banyak latar dan lebih luas ketimbang cerpen.

8. Pemilihan Kata atau Bahasa

Dalam cerpen, pemilihan kata atau bahasanya lebih sederhana. Banyak kata yang bisa langsung dipahami pembaca meski dibaca sekilas atau baru pertama kali membaca cerpen tersebut. Sementara, pemilihan kata dan bahasa dalam novel lebih mendalam, tergantung pada tema cerita. Sehingga, tidak semua pembaca bisa langsung memahami isinya saat membaca novel tersebut. Bahkan, ada yang harus dibaca berulang kali hanya untuk memahami maknanya. Ada pula novel yang butuh waktu khusus supaya pembaca bisa fokus membacanya.

Itulah perbedaan antara cerpen dan novel. Sehingga, kamu bisa menentukan jenis tulisan fiksi atau nonfiksi mana yang terlebih dulu kamu minati untuk ditulis. Jangan lupa untuk meriset ulang apa saja yang harus dimuat dalam tulisan tersebut, baik cerpen maupun novel.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Intip Produk Andalan Apple di Masa Depan

Senin, 29 November 2021 | 23:05 WIB

5 Manfaat Rutin Minum Infused Water Timun

Minggu, 28 November 2021 | 18:07 WIB

Tips Hilangkan Bau Busuk Saluran Air di Bak Cuci Piring

Minggu, 28 November 2021 | 09:10 WIB

Ajaib! Tumbuhan Ini Bisa Hasilkan Emas

Minggu, 28 November 2021 | 08:53 WIB

Google Mata-matai Anda 24 Jam, Berikut Cara Hentikannya

Minggu, 28 November 2021 | 07:32 WIB
X